Kemiskinan Sulit Dipangkas Karena Penerimaan Pajak Rendah

Rabu, 10 April 2019 - 22:03 WIB
Kemiskinan Sulit Dipangkas...
Kemiskinan Sulit Dipangkas Karena Penerimaan Pajak Rendah
A A A
JAKARTA - Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Anthony Budiawan mengatakan, pengentasan kemiskinan akan bisa dilakukan dengan meningkatkan transfer payment atau penyaluran dana bagi masyarakat miskin. Dia melanjutkan, transfer payment akan ditingkatkan melalui penerimaan pajak yang lebih besar.

"Menurut kami sekarang pemerintah sulit tuk memberantas kesenjangan sosial ini, mengurangi ya, karena kesenjangan sosial hanya bisa dikurangi kalau pemerintah mempunyai uang, pemerintah punya uang, jadi kalau ada yang namanya istilah ekonominya transfer payment," ujar Anthony di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Dia menjelaskan saat ini rasio penerimaan pajak negara dinilai belum cukup untuk menutup dana pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial. "Jadi intinya adalah kita harus meningkatkan pendapatan pendapatan negara sehingga kita bisa mengurangi kesenjangan sosial dengan melakukan transfer payment," jelasnya.

Dia pun optimis transfer payment ini nantinya akan dialokasikan dalam membantu masyarakat mendapat pendidikan, transportasi dan kesehatan yang lebih adil dan mudah. Pemerintahan saat ini dinilai belum berhasil mewujudkan ketiga hal tersebut karena penerimaan pajak rendah.

"Di mana bahwa masyarakat golongan bawah di bantu sekolahnya, transportasi dan sebagainy. Di sini ada yang sedikit yang dikatakan pakai kartu-kartu tadi tidak memadai karena tax ratio kita di bawah 10%," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved