Luhut Luncurkan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat di Sukabumi

Kamis, 11 April 2019 - 15:31 WIB
Luhut Luncurkan Program...
Luhut Luncurkan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat di Sukabumi
A A A
SUKABUMI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan meluncurkan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat di tempat pelelangan ikan (TPI) Palangpang, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat. Peluncuran ini merupakan yang pertama dari yang telah ditargetkan, yakni peluncuran di 300 kabupaten dan kota wilayah pesisir Indonesia secara bertahap.

"Dengan program ini diharapkan nelayan bisa langsung menjual hasil tangkapannya ke konsumen tanpa melalui tengkulak. Mereka bisa langsung mengetahui tempat-tempat dimana ada ikan, ini membuat operasional mereka lebih efisien. Cara ini akan lebih efektif sebab mereka bisa mendapatkan harga yang besar," ujar Luhut, Kamis (11/4/2019).

Program Satu Juta Nelayan Berdaulat sendiri merupakan program baru yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim). Program ini akan memberikan pelatihan kepada 1.000 orang yang terdiri dari nelayan, ketua rukun nelayan tiap desa dan kecamatan, pengurus atau petugas koperasi nelayan, petugas TPI, dan pembina nelayan.

Menurut Luhut, setelah di Sukabumi, peluncuran program Satu Juta Nelayan Berdaulat ini juga akan dilakukan di Ambon Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan lima tempat lainnya dalam waktu dekat ini. "Harapan dari presiden sebanyak 3,7 juta orang nelayan ini bisa lebih makmur," jelasnya.

Para nelayan tersebut, lanjut Luhut, akan dilatih cara menggunakan aplikasi FishOn, menabur jala yang efisien, serta pemasaran ikan secara online, mereka juga dilatih tentang standar keselamatan kerja di laut, menentukan daerah tangkapan ikan dan pengelolaan tangkapan.

"Mereka akan dilatih selama dua minggu untuk mempelajari aplikasi. Semoga 10 tahun kedepan akan ada unicorn-unicorn baru," katanya, dalam kunjungan kali ini Menko Luhut didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil.

Aplikasi berbasis android ini juga memiliki fitur informasi pencurian ikan, pengawetan ikan, penjualan ikan, komunikasi pencatatan hasil tangkapan ikan, panic button untuk permintaan bantuan dalam kondisi darurat, fitur pembayaran elektronik dan fitur belanja kebutuhan sehari hari. Selain itu ada aplikasi penjualan dan manajemen gudang untuk koperasi nelayan, aplikasi lelang ikan online yang menghubungkan TPI, nelayan dan pedagang ikan, serta aplikasi website penjualan e-commerce ikan.

FishOn juga mengembangkan device IoT untuk memberikan layanan internet murah ditengah laut, juga teknologi dari bahan alami yang membuat ikan tidak cepat membusuk dan tetap segar dalam 45 hari.

Dari segi bisnis, aplikasi ini melakukan pelatihan untuk nelayan dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yaitu sistem informasi yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi dan distribusi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Luhut Ceritakan Awal...
Luhut Ceritakan Awal Mula Sakit hingga Pemulihan di Singapura
19 Jabatan Luhut Binsar...
19 Jabatan Luhut Binsar Pandjaitan selama Pemerintahan Jokowi
Luhut Binsar Pandjaitan:...
Luhut Binsar Pandjaitan: Rizal Ramli Teman Baik Saya
Profil Luhut Binsar...
Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kepercayaan Jokowi yang Punya Kepedulian Sosial Tinggi
Berita Terkini
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
21 menit yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
42 menit yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
1 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
3 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved