Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir di Tengah Masalah Pasokan

Senin, 15 April 2019 - 11:31 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir di Tengah Masalah Pasokan
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah dunia menyusut pada perdagangan, Senin (15/4/2019) setelah patokan internasional Brent sempat menembus level tertinggi dalam lima bulan di sesi sebelumnya. Akan tetapi kekhawatiran atas pasokan global membuat harga bergerak fluktuatif hingga akhir kembali lebih rendah.

Tercatat seperti dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah Brent berada ke level USD71,46 per barel dengan penurunan hingga mencapai 9 sen yang setara 0,1% dibandingkan penutupan terakhir, usai mencapai posisi tertinggi sejak 12 November pada hari Jumat di USD71,87/Barel.

Sementara harga minyak menteh berjangka Amerika Serikat (AS) yakni West Texas Intermediate (WTI) AS terpantau lebih rendah 26 sen atau 0,4% dari sesi sebelumnya menjadi USD63,63 per barel.

"Saya berharap minyak akan diperdagangkan dalam kisaran yang relatif ketat sekitar USD70 per dolar AS saat ini," kata Virendra Chauhan, analis minyak di Energy Aspects di Singapura, merujuk pada sinyal mixed pada pasokan dari Amerika Serikat dan OPEC serta sekutunya.

Kepala National Oil Corp Libya memperingatkan, pada akhir pekan kemarin bahwa pertempuran baru dapat menghapus produksi minyak mentah di negara itu. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya bertemu pada bulan Juni untuk memutuskan apakah akan melanjutkan menahan pasokan. OPEC, Rusia dan produsen lainnya, telah berkomitmen mengurangi produksi sebesar 1,2 juta barel per hari dari 1 Januari yang berjalan selama enam bulan.

"Indikator terdepan pada pasokan .S menunjukkan tingkat aktivitas sedang meningkat yang mendukung untuk pertumbuhan produksi yang kuat di babak kedua," kata Chauhan.

Tetapi pada saat yang sama, sinyal dari berbagai menteri pakta OPEC menunjukkan pasokan dari kelompok tidak akan ditingkatkan secara pre-emptive seperti musim panas lalu. Pemimpin de facto OPEC, Arab Saudi, dianggap tertarik untuk terus memotong pasokan, tetapi sumber-sumber dalam kelompok itu mengatakan dapat meningkatkan produksi mulai Juli jika gangguan berlanjut di tempat lain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
7 menit yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
2 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
2 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
3 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
13 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
14 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved