Jelang Pemilu 2019, Rupiah Dibuka Merayap Saat Mata Uang Utama Terbatas

Selasa, 16 April 2019 - 10:22 WIB
Jelang Pemilu 2019,...
Jelang Pemilu 2019, Rupiah Dibuka Merayap Saat Mata Uang Utama Terbatas
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (16/4/2019) merayap naik menjelang gelaran Pemilu 2019 yang akan berlangsung besok. Pagi ini rupiah masih berjalan dalam zona hijau meski tidak terlalu besar mengiringi pergerakan terbatas mata uang utama lainnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka merangkak tipis menjadi Rp14.066/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mencoba terus menanjak untuk dari kemarin Rp14.067/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah menjaga tren positif ke posisi Rp14.055/USD atau masih stagnan dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya. Rupiah terlihat masih terbebani sehingga sulit meninggalkan level Rp14.000/USD dengan bergerak di kisaran Rp14.055 sampai dengan Rp14.152/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi melompat lebih tinggi menjadi Rp14.060/USD dibandingkan sebelumnya. Peringkat tersebut menjadi sinyal perlawanan rupiah dibandingkan awal pekan kemarin Rp14.095/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange menanjak ke level Rp14.060/USD dibandingkan awal pekan kemarin pada posisi Rp14.062/USD. Kurs Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.060-Rp14.070/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, mata uang utama bergerak terbatas karena pasar melihat data Eropa dan China lebih banyak bukti bahwa yang terburuk mungkin menimpa ekonomi global. Yen tetap dekat dengan posisi terendah 2019 terhadap dolar AS dan dolar Australia setelah investor mengurangi paparan terhadap mata uang safe-haven untuk mencari hasil lebih tinggi di tempat lain.

Mata uang Jepang telah jatuh terhadap kedua rivalnya tersebut setelah naik ke posisi tertinggi baru-baru ini pada akhir Maret, kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities. Dolar tidak berubah pada posisi 112,00 saat melawan yen, atau kurang dari seperenam persen dari level tertinggi tahun ini di 112,135 terhadap yen yang dicapai pada awal Maret.

Selanjutnya dolar Aussie pada dasarnya cenderung mendatar di level 80,35 saat melawan yen, juga diperdagangkan di atas MA 200-hari, untuk sesi ketiga, setelah terakhir menembus level teknis utama pada Desember tahun lalu.

Sementara euro stabil terhadap USD menjadi 1,1307 setelah naik tipis kurang dari sepersepuluh persen dalam sesi semalam. Indeks dolar terakhir berdiri di level 96,932 setelah mengakhiri sesi sebelumnya yang pada dasarnya tidak berubah banyak.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
13 menit yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
42 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
1 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
1 jam yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
1 jam yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
1 jam yang lalu
Infografis
5 Mata Uang Paling Lemah...
5 Mata Uang Paling Lemah di Dunia versi Forbes 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved