BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online Akhir 2019

Jum'at, 19 April 2019 - 22:29 WIB
BNI Syariah Targetkan...
BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online Akhir 2019
A A A
JAKARTA - BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening online di kuartal IV-2019. Melalui pembukaan rekening online ini, masyarakat tidak perlu harus datang ke kantor cabang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan gaya hidup modern dan serba mobile.

"Pembukaan rekening online merupakan salah satu strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk meningkatkan layanan di era digital," ujar Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto dalam keterangan yang diterima, Jakarta, Jumat (19/4/2019).

Dengan pembukaan rekening melalui online, kata Wahyu, masyarakat bisa menikmati layanan perbankan syariah dengan lebih produktif dan efisien.

Wahyu menambahkan, pembukaan rekening secara online merupakan opsi tambahan dari layanan pembukaan rekening melalui kantor cabang yang saat ini sudah berjalan. "Sistem pembukaan rekening online ditargetkan bisa meningkatkan akuisisi nasabah baru sebanyak 150 rekening per hari," terangnya.

Dirinya berharap, pembukaan rekening secara online ini bisa menjadi salah satu opsi channel untuk menambah jumlah nasabah baru. BNI Syariah berharap nantinya 20% pembukaan rekening bisa dilayani secara digital.

Selain pembukaan secara online, perseroan juga telah memberikan layanan akses mudah, cepat, dan prudent bagi nasabah yang ingin melakukan pembukaan rekening melalui SCO (Sharia Channeling Office) yang terintegrasi dengan BNI. Saat ini, layanan BNI Syariah dapat dijangkau di lebih dari 1.500 SCO kantor BNI Seluruh Indonesia.

Selain pembukaan rekening, layanan yang diberikan kepada nasabah di SCO, diantaranya pembukaan rekening tabungan, pembukaan deposito, giro dan aktivasi layanan e-channel (Mobile banking, internet banking, sms banking), serta pengajuan aplikasi kartu pembiayaan BNI IB Hasanah Card.

Adapun dalam rangka mendukung transformasi digital, BNI Syariah juga terus mengembangkan SDM dan infrastruktur baik perangkat keras maupun lunak. BNI Syariah juga berkolaborasi dengan Fintech Syariah, seperti PT Ammana Fintek Syariah untuk memberikan solusi Digital Wakaf yang bertujuan mendorong partisipasi masyarakat terhadap wakaf produktif.

Selain itu, BNI Syariah juga merupakan anggota AFSI (Asosiasi Fintech Syariah Indonesia) sekaligus mensupport kebutuhan penggunaan fitur-fitur payment atau transfer bank yang digunakan oleh para startup dan fintech.

Adapun sampai akhir 2018 lalu, jumlah nasabah BNI Syariah sebesar 3 juta. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp35,50 triliun atau tumbuh 20,82% (yoy).

"Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 11,6%. Komposisi Dana Pihak Ketiga tersebut didominasi oleh dana murah yang mencapai 55,82%," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Transaksi Volume BNI...
Transaksi Volume BNI iB Hasanah Card Capai Rp895,2 Miliar
BNI Syariah Salurkan...
BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Wakaf Pertama dengan Agunan Imbal Hasil CWLS
Satu Dekade Berhasanah,...
Satu Dekade Berhasanah, BNI Syariah Berikan Promo Menarik untuk Nasabah
Rekening Diblokir PPATK,...
Rekening Diblokir PPATK, BNI Jamin Data dan Dana Nasabah Aman
Aktivasi Rekening Dormant,...
Aktivasi Rekening Dormant, BNI Permudah Tanpa Biaya
Berita Terkini
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
11 menit yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
32 menit yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
51 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
59 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
1 jam yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved