Dukung Agropreneur Muda, Kementan Gelar MIA Expo

Sabtu, 20 April 2019 - 18:27 WIB
Dukung Agropreneur Muda,...
Dukung Agropreneur Muda, Kementan Gelar MIA Expo
A A A
BOGOR - Sektor pertanian Indonesia di masa depan akan sangat bergantung pada partisipasi generasi muda Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap untuk memfasilitasi dan mendukung para agropreneur muda untuk bergerak di berbagai bidang pertanian, dari hulu hingga ke hilir.

Agropreneur muda atau lebih dikenal sebagai milenial agropreneur memiliki peran yg sangat penting dalam pembangunan pertanian. Melihat hal tersebut, Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menyelenggarakan The 1st Millennial Indonesian Agropreneurs (MIA) Expo dengan tema “Peran Generasi Muda Pertanian Milenial Dalam Pembangunan Pertanian” yang dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2019 bertempat di Botani Square, Bogor, Jawa Barat.

“Kegiatan ini menjadi gebrakan untuk membuka peluang kerja sama/investasi dari dunia usaha terhadap dunia pendidikan, mempromosikan Polbangtan, PEPI dan SMKPP, serta menjadi wadah kolaborasi antara Pemerintah, akademis, swasta/industri dan para agropreneur,” ujar Kepala BPPSDMP, Momon Rusmono saat membuka acara.

“Dengan adanya kegiatan MIA, para milenial agropreneur ini dapat mempromosikan dan menginformasikan kelompok wirausaha muda yang berhasil kepada masyarakat, utamanya para generasi muda milenial,” ujar Momon.

“Acara ini juga dapat mengangkat dan mempopulerkan hasil karya inovasi kelompok wirausaha muda pertanian serta membuka peluang kerjasama/investasi dari dunia usaha terhadap dunia pendidikan,” tambah Momon.

Selain itu Momon mengatakan kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempromosikan kelompok Wirausaha Muda Pertanian kepada masyarakat.

“Dengan terselenggaranya acara ini, kami dapat mempromosikan Polbangtan, PEPI dan SMKPP agar generasi muda milenial tertarik untuk melanjutkan pendidikannya ke pendidikan tinggi vokasi pertanian” ujarnya.

Acara yang digelar selama empat hari ini pun dapat memberikan wahana hiburan yang mendidik, kreatif, inovatif dan menarik bagi masyarakat. Rangkaian acara yang akan berlangsung selama MIA antara lain, Lomba Vlog, Enterpreneur Idol, Pameran Produk PWMP serta Millenial Debat.

“Harapnya melalui kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan wirausaha muda milenial pertanian yang kreatif dan inovatif sebagai pelaku pembangunan pertanian serta menarik minat generasi muda milenial untuk melanjutkan pendidikannya ke pendidikan tinggi vokasi pertanian khususnya ke Polbangtan, PEPI dan SMK-PP,” ujar Momon.

Sebagai informasi, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian berupaya menyiapkan sumberdaya manusia yang handal dan profesional dengan melakukan transformasi enam Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) serta tiga SMK-PP yang siap menjadi Polbangtan ditambah satu Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI). BPPSDMP juga membina 78 SMK Pertanian seluruh Indonesia.

Regenerasi muda pertanian harus dilakukan secara sinergis dan bersama-sama, tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Pertanian. Dalam konteks ini, Perguruan Tinggi memiliki peran krusial dalam pembangunan pertanian dan perdesaan dengan menghasilkan lulusan yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Perguruan tinggi harus memiliki daya respons yang tinggi terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga dapat memecahkan masalah-masalah kuantitatif maupun kualitatif.

Salah satu program pemberdayaaan yang dilaksanakan oleh BPPSDMP yaitu Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) bersinergi dengan 29 perguruan tinggi mitra di bawah koordinasi Polbangtan. Program PWMP mulai dirintis sejak tahun 2015 lalu, dan telah diberikan kepada 1.015 kelompok PWMP yang bertujuan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap bidang pertanian.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tutup Tahun 2021, Sulawesi...
Tutup Tahun 2021, Sulawesi Utara Lepas Ekspor Pertanian Rp252 Miliar
UPLAND Project Kementan...
UPLAND Project Kementan Siapkan Kelembagaan Petani untuk Ekspor
Rantai Pasok Pertanian...
Rantai Pasok Pertanian Terintegrasi Dorong Produk Halal Unggulan
Koperasi Desa Ekspor...
Koperasi Desa Ekspor Indonesia Kembangkan Produk Vanila Berkualitas Ekspor
Ekspor Pertanian di...
Ekspor Pertanian di Masa Pandemi Meningkat 16,9%
Di Masa Pandemi, Pertanian...
Di Masa Pandemi, Pertanian Menjadi Penyangga Perekonomian Nasional
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
1 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
1 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
2 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
2 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
2 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
2 jam yang lalu
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved