Terminal Barang Internasional Entikong, Pertama di Indonesia

Senin, 29 April 2019 - 17:26 WIB
Terminal Barang Internasional...
Terminal Barang Internasional Entikong, Pertama di Indonesia
A A A
ENTIKONG - Terminal Barang Internasional Entikong merupakan terminal barang di kawasan perbatasan yang pertama di Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi, ketika meresmikan Terminal Barang Internasional Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada Senin (29/4/2019).

Dirjen Budi mengatakan, pembangunan Terminal Barang Internasional Entikong juga merupakan salah satu perwujudan peningkatan kualitas pelayanan dan infrastruktur transportasi jalan di kawasan perbatasan.

Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015 dan agenda prioritas yang terangkum dalam Nawa Cita khususnya butir tiga yakni “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan", telah mengamanatkan peningkatan fasilitas prasarana transportasi di daerah perbatasan sehingga nantinya denyut pertumbuhan ekonomi di perbatasan sejalan dengan pertumbuhan fasilitas prasarana transportasi yang ada.

"Terminal barang internasional Entikong digunakan untuk mengatur arus ekspor dan impor antara Indonesia dan Malaysia. Selain itu juga berfungsi sebagai tempat lintas batas logistik antar negara," kata Dirjen Budi.

Selain di Entikong, akan dibangun pula terminal barang serupa di kawasan perbatasan di Nangabadau dan Aruk (RI-Malaysia), kemudian juga di Motaain, Motamasin, Wini, Provinsi NTT (RI-Timor Leste) dan di Provinsi Papua (RI-Papua Nugini).

Dirjen Budi berharap agar keberadaan Terminal Barang Internasional Entikong dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pergerakan perekonomian di kawasan Entikong dan sekitarnya.

"Kepada pengelola Terminal Barang Internasional Entikong supaya memperhatikan kondisi fasilitas utama dan penunjang terminal terutama kebersihan, ketertiban, kenyamanan, dan keamanan serta melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas terminal secara baik," lanjutnya.

Dirjen Budi menjelaskan, pihak Kementerian Perhubungan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan), Kemenkeu (Kementerian Keuangan) khususnya Direktorat Jenderal Bea Cukai, KemenPUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Imigrasi), serta stakeholder lain yang terlibat dalam pembangunan Terminal Barang Internasional Entikong.

"Tentu kami harapkan koordinasi ini dapat berlanjut dan juga ditingkatkan dalam upaya kita bersama Membangun Indonesia Dari Pinggiran," pungkasnya.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIV Prov. Kalimantan Barat, Domingus dalam laporannya mengatakan, "Terminal Barang Internasional Entikong didirikan di atas lahan seluas 3,7 hektar dengan luas bangunan pengelola terminal sebesar 1.824 m2, luas gudang penimbunan sebesar 2.984 m2 dan luas lapangan penimbunan sebesar 4.125 m2. Terminal ini dibangun melalui 3 tahap pembangunan (multiyears) dengan memakan biaya total sebesar Rp.143.9 M."

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sanggau Yohanes Ontot, dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik keberadaan Terminal Barang Internasional Entikong. Menurutnya dengan adanya terminal barang ini sangat bermanfaat tidak saja bagi masyarakat perbatasan di Entikong dan sekitarnya namun juga bagi negara Indonesia. "Entikong merupakan pintu depan negara," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Dirjen Budi juga menandatangani beberapa prasasti, antara lain Terminal Barang Internasional Entikong Kab. Sanggau, Dermaga Penyeberangan Sintete Kab. Sambas, Dermaga Penyeberangan Sunyat Kab. Sekadu, Dermaga Sungai Tayan Kab. Sanggau, Dermaga Sungai Durian Kab. Sintang, dan Terminal ALBN Sei Ambawang.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Risal Wasal, Wakil Bupati Kabupaten Sanggau, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, sejumlah Kepala BPTD, jajaran TNI, Polri, dan stakeholder terkait lainnya.
[CAS/PTR/EI]
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
8 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
8 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
8 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
8 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
9 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
9 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved