BOP Labuan Bajo Flores Gelar Workshop Digitalisasi UKM Pariwisata

Minggu, 05 Mei 2019 - 21:16 WIB
BOP Labuan Bajo Flores...
BOP Labuan Bajo Flores Gelar Workshop Digitalisasi UKM Pariwisata
A A A
LABUAN BAJO - Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Labuan Bajo Flores menggelar Workshop Digitalisasi UKM Pariwisata di Exotic Komodo Hotel Labuan Bajo, Sabtu (4/5/2019). Kegiatan ini sebagai berkomitmen BOP Labuan Bajo Flores mendorong pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di daerah setempat.

Hadir dalam workshop tersebut antara lain Ketua Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Barat Maria Aloisia Malung Daduk, perwakilan Dinas Pariwisata Manggarai Barat, perwakilan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Manggarai Barat, Azkar DG Kamis dari Google Gapura Digital, dan Agususanto Firmansyah dari Komunitas Fotografi Labuan Bajo.

Kegiatan ini mengikutsertakan 60 UKM, seperti Coffee Mane, Pork and Chicken Satay, Komodo Snacks, Mikisu Catering, Indo Latifa Oleh-oleh Khas Komodo, serta UKM pengolahan perikanan, UKM tenun, dan aksesoris kedaerahan. Hadir juga peserta asal kota lain seperti Ruteng dan Maumere.

Direktur Bidang Industri dan Kelembagaan BOP Labuan Bajo Flores, Jarot Trisunu berharap, workshop ini dapat memperkuat UKM yang hadir, terutama tentang bagaimana melempar produk-produk yang dihasilkan melalui pasar digital. Termasuk melalui branding yang kuat dan kontinuitas. Serta bisa melahirkan ide-ide bisnis digital baru khususnya di bidang pariwisata.

“Sampai saat ini, kontribusi UKM bagi perekonomian nasional sangat besar. Bahkan keberadaan UKM menjadi lokomotif perekonomian kita. Di saat kegiatan ekonomi dengan skala besar mengalami perlambatan, UKM masih tetap kokoh dan terus tumbuh,” jelasnya.

Jarot menambahkan, keberadaan Labuan Bajo sebagai satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) memberi peluang makin luas dan terbuka bagi tumbuh dan berkembangnya industri UKM. Menurutnya, di era industri 4.0, digitalisasi UKM menjadi sebuah keharusan yang tak terelakkan. Hal ini penting agar UKM bisa bersaing di pasaran.

Jarot menyakini era industri 4.0 semakin memberi kemudahan akses digital. Karena itu, pengembangan serta penguatan SDM di bidang industri kreatif dan budaya pariwisata daerah menjadi faktor pendukung bagi tumbuh berkembangannya sektor UKM.

Hal serupa disampaikan Direktur Utama BOP Labuan Bajo Flores, Shana Fatina. Ia sangat mendorong pelaku UKM di Labuan Bajo dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam memasarkan produk UKM.

“BOP Labuan Bajo Flores hadir untuk memperkuat konten kearifan lokal sebagai aset budaya daerah. Salah satunya melalui UKM, agar pariwisata Labuan Bajo tidak hanya dikenal secara lokal. Tapi bisa go internasional, karena Labuan Bajo adalah destinasi dunia,” tegasnya.

Dikatakan Shana, pariwisata sebagai sektor unggulan pembangunan, hingga saat ini telah melahirkan 8-9 juta pelaku UKM. Dengan demikian, konsep go digital diharapkan lebih kuat lagi mendorong sektor industri UKM untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar.

Ditambahkannya, di saat produk UKM Labuan Bajo Flores mendunia, otomatis menjadi duta pariwisata yang memperkenalkan destinasi.

“Konsep go digital yang menjadi salah satu program strategis Kementerian Pariwisata dalam upaya memenangkan pasar, juga semakin mengokohkan industri pariwisata yang berkelanjutan. Serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya,” terangnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, digital sudah menjadi ciri utama promosi pariwisata Indonesia. Sebab, go digital inilah yang menyebabkan pariwisata Indonesia terus bertumbuh.

”Saat ini gaya hidup yang berubah menjadi alasan pariwisata Indonesia go digital. Digital erat dengan millenial dan millenial merupakan konsumen utama Indonesia. Siapa yang dapat merebutnya, akan jadi pemenang. Who win the future, win the game,” kata Menpar Arief Yahya.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
16 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
36 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
43 menit yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
1 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved