Kurs Rupiah Ditutup Loyo Saat Yen Jepang Menanjak Naik

Senin, 06 Mei 2019 - 16:49 WIB
Kurs Rupiah Ditutup...
Kurs Rupiah Ditutup Loyo Saat Yen Jepang Menanjak Naik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (6/5/2019) sedikit membaik dibandingkan pembukaan, meski belum cukup baik dari sesi penutupan sebelumnya. Kurs rupiah terpantau masih loyo sepanjang perdagangan awal pekan saat mata uang safe haven, Yen Jepang menanjak naik.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah lesu ke posisi Rp14.295/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.263/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal pekan ini berada pada kisaran Rp14.250 hingga Rp14.330/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh menjadi Rp14.297/USD dibandingkan sesi penutupan Jumat kemarin pada posisi Rp14.265/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.125-Rp14.331/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga terlihat tak berdaya usai ambruk semakin dalam ke level Rp14.300/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda semakin parah.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah menjadi Rp14.308/USD atau masih terus menyusut. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk dari sebelumnya Rp14.282/USD.

Di sisi lain mata uang safe haven Yen mengalami kenaikan saat Yuan tergelincir setelah Presiden AS Donald Trump mengancam bakal menaikkan tarif terbaru terhadap produk-produk asal China untuk mengirim saham dan komoditas terjun bebas. Meski begitu beberapa bangkit, saat Wakil Perdana Menteri China Liu He dikabarkan tetap terbang ke Washington tengah pekan ini dibandingkan memilih untuk membatalkan negosiasi.

Seperti diketahui AS dan China dalam beberapa bulan terakhir, tengah intens melakukan pembicaraan sebagai upaya untuk menghentikan perang dagang antara dua perekonomian terbesar di dunia tersebut. Investor merespons dengan membeli Yen yang dinilai sebagai investasi aman saat gejolak datang, mengingat status Jepang sebagai kreditor terbesar dunia dan banyak aset di luar negeri.

Dolar terpantau melemah menjadi 110,720 terhadap Yen Jepang, setelah sebelumnya menyentuh 110,335. Sedangkan terhadap Yuan China, kenaikan dicetak dolar AS menjadi 6,7825 dan Euro mencapai level terendah sejak Januari di sekitar 123,33 versus Yen sebelum stabil ke 123,93.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
48 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
1 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
2 jam yang lalu
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
2 jam yang lalu
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved