IHSG Menghijau di Sesi Pagi Saat Bursa Asia Mendatar
Jum'at, 10 Mei 2019 - 09:38 WIB
IHSG Menghijau di Sesi Pagi Saat Bursa Asia Mendatar
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (10/5/2019) dibuka menghijau untuk berbalik menguat setelah dalam beberapa pekan terakhir mengalami tekanan cukup besar. Pada sesi pagi, IHSG naik 27,540 poin atau 0,44% menjadi 6.226,34 saat bursa utama Asia lainnya cenderung stabil.
Sementara pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup jatuh 1,14% atau setara 71,40 poin ke level 6.198,80. Setelah sebelumnya pada sesi I siang tadi, IHSG pada Kamis, tercatat melemah di level 6.232,06 usai kehilangan minus 38,14 poin atau 0,61% untuk melanjutkan tren negatif sejak pagi
Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Astra international Tbk (ASII), Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Hingga pukul 09.09 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 1,76% jadi Rp43.850 per unit. Adapun harga saham ASII naik 0,35% ke Rp7.175 per unit, BMRI naik 0,33% ke Rp7.525, dan TLKM naik 0,79% jadi Rp3.830 per unit.
Di sisi lain pasar saham wilayah Asia cenderung mendatar dalam sesi perdagangan, Jumat menjelang kenaikan tarif yang akan diterapkan Amerika Serikat (AS) terhadap produk-produk asal China mulai hari ini. Tarif bea impor yang semula 10% direncanakan bakal naik hingga 25% atas produk China dengan nilai mencapai USD200 miliar.
Sementara itu Beijing memberikan respons bahwa sangat menyesalkan tarif tinggi yang kembali diterapkan AS, namun mereka menekankan tidak akan mengambil kebijakan balasan. Kondisi tersebut menjadi sentimen untuk membuat beberapa bursa saham Asia lebih rendah di antaranya Indeks Nikkei Jepang turun 0,45% untuk kemudian mengiringi penyusutan indeks Topix capai 0,21%.
Selanjutnya indeks Kospi, Korea Selatan justru mampu mencetak kinerja positif dengan hanya sedikit lebih tinggi. Sedangkan bursa patokan Australia yakni ASX 200 cenderung mendatar dengan sebagian besar sektor bergerak fluktuatif.
Saham daratan China juga menguat pada sesi pagi dipimpin lonjakan Komposit Shanghai hingga 1,5% dan Komposit Shenzhen juga naik 1,818%. Tren perbaikan juga terlihat pada indeks Hang Seng di Hong Kong usai meningkat mencapai sebesar 0,64%.
Sementara pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup jatuh 1,14% atau setara 71,40 poin ke level 6.198,80. Setelah sebelumnya pada sesi I siang tadi, IHSG pada Kamis, tercatat melemah di level 6.232,06 usai kehilangan minus 38,14 poin atau 0,61% untuk melanjutkan tren negatif sejak pagi
Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Astra international Tbk (ASII), Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Hingga pukul 09.09 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 1,76% jadi Rp43.850 per unit. Adapun harga saham ASII naik 0,35% ke Rp7.175 per unit, BMRI naik 0,33% ke Rp7.525, dan TLKM naik 0,79% jadi Rp3.830 per unit.
Di sisi lain pasar saham wilayah Asia cenderung mendatar dalam sesi perdagangan, Jumat menjelang kenaikan tarif yang akan diterapkan Amerika Serikat (AS) terhadap produk-produk asal China mulai hari ini. Tarif bea impor yang semula 10% direncanakan bakal naik hingga 25% atas produk China dengan nilai mencapai USD200 miliar.
Sementara itu Beijing memberikan respons bahwa sangat menyesalkan tarif tinggi yang kembali diterapkan AS, namun mereka menekankan tidak akan mengambil kebijakan balasan. Kondisi tersebut menjadi sentimen untuk membuat beberapa bursa saham Asia lebih rendah di antaranya Indeks Nikkei Jepang turun 0,45% untuk kemudian mengiringi penyusutan indeks Topix capai 0,21%.
Selanjutnya indeks Kospi, Korea Selatan justru mampu mencetak kinerja positif dengan hanya sedikit lebih tinggi. Sedangkan bursa patokan Australia yakni ASX 200 cenderung mendatar dengan sebagian besar sektor bergerak fluktuatif.
Saham daratan China juga menguat pada sesi pagi dipimpin lonjakan Komposit Shanghai hingga 1,5% dan Komposit Shenzhen juga naik 1,818%. Tren perbaikan juga terlihat pada indeks Hang Seng di Hong Kong usai meningkat mencapai sebesar 0,64%.
(akr)
Lihat Juga :