Defisit Neraca Perdagangan April USD2,5 M, Terbesar Sejak 2013

Rabu, 15 Mei 2019 - 13:26 WIB
Defisit Neraca Perdagangan...
Defisit Neraca Perdagangan April USD2,5 M, Terbesar Sejak 2013
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, defisit neraca perdagangan Indonesia pada periode April 2019 mencapai USD2,50 miliar atau sekitar Rp35 triliun. Nilai defisit tersebut merupakan yang terbesar sejak 2013.

Sebagai informasi,BPS mencatat, nilai ekspor pada April 2019 sebesar USD12,6 miliar dan impor sebesar USD15,1 miliar. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, defisit dengan nilai yang hampir sama terjadi pada Juli 2013.
(Baca Juga: April 2019, Neraca Dagang Defisit USD2,50 Miliar)

Suhariyanto mengakui masalah defisit neraca perdagangan ini merupakan tantangan berat bagi perekonomian Indonesia. Pasalnya faktor eksternal akan selalu membayangi kinerja neraca perdagangan Indonesia. Terlebih saat ini perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China kembali memanas.
"Kan sudah saya katakan yah waktu itu, bahwa tantangan ekonomi Indonesia ini akan sangat sulit," kata Suhariyanto, Rabu (15/5/2019).
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selama Januari - Oktober...
Selama Januari - Oktober 2022, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD7,85 Miliar
Neraca Perdagangan Jawa...
Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD9,17 Miliar Selama 2022
Neraca Perdagangan Jatim...
Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD1,02 Miliar Selama Agustus 2022
Selama Januari - April...
Selama Januari - April 2022, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD2,38 Miliar
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Ekspor RI Bulan Mei...
Ekspor RI Bulan Mei Melandai di Semua Sektor, Nilainya USD21,5 Miliar
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
27 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
50 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved