Maskapai Asal China Minta Kompensasi Boeing Imbas Kandangkan 737 MAX

Selasa, 21 Mei 2019 - 17:31 WIB
Maskapai Asal China...
Maskapai Asal China Minta Kompensasi Boeing Imbas Kandangkan 737 MAX
A A A
BEIJING - China Eastern Airlines secara resmi telah meminta kompensasi dari Boeing Co terkait dengan kebijakan mengkandangkan seluruh pesawat series 47 MAX miliknya. Ditambahkan telah menunda pengiriman pesawat seperti disampaikan secara resmi oleh pihak perusahaan.

Langkah maskapai asal China ini pertama kali dilaporkan oleh media domestik, termasuk surat kabar People's Daily yang dikelola pemerintah. Dalam pemberitaan tersebut tidak menyebutkan jumlah kompensasi yang diinginkan oleh China Eastern Airlines

"Pelarangan pesawat 737 MAX sejak 11 Maret 2019 telah menyebabkan kerugian yang relatif besar ke China Eastern. Dengan berlalunya waktu, kerugian terkait hal itu akan semakin melebar," seperti dikuti dari pihak perusahaan maskapai.

"Pada saat yang sama, keterlambatan pengiriman pesawat yang dipesan oleh China Eastern juga menyebabkan kerugian ekonomi." Seorang juru bicara maskapai mengkonfirmasi komentarnya dalam laporan People's Daily kepada Reuters.

China Eastern tercatat memiliki 14 pesawat jet jenis Boeing 737 MAX dalam armadanya, termasuk dari anak perusahaan Shanghai Airlines. Perusahaan belum berkomunikasi dengan operator lain mengenai kompensasi.

Sementara itu seorang juru bicara Boeing menolak mengomentari langkah China Eastern, dengan mengatakan tidak akan membicarakan seputar hubungan bisnis dengan para pelanggannya.

Di sisi lain Federal Aviation Administration A.S. menjadi tuan rumah pertemuan para regulator global di Dallas pada hari Kamis untuk meninjau proposal perangkat lunak dan pelatihan dari Boeing sebelum memutuskan apakah, dan kapan, untuk mengakhiri pelarangan dalam dua bulan.

China dan Uni Eropa masing-masing memiliki industri dirgantara sendiri dan kemungkinan akan memperbaiki kondisi mereka untuk memungkinkan penerbangan M737 AX bisa kembali, kata para analis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Spesifikasi Boeing...
Ini Spesifikasi Boeing 787-9 Dreamliner yang Mengalami Turbulensi Parah
NTSB Pastikan Pintu...
NTSB Pastikan Pintu Boeing 737 Max 9 yang Terlepas saat Terbang Buatan Malaysia
Menyesatkan Investor...
Menyesatkan Investor Soal Kecelakaan 737 MAX, Boeing Bayar Denda Rp2,99 Triliun
Pesawat China Eastern...
Pesawat China Eastern Airlines Jatuh, Boeing Jadi Sorotan
FAA Desak Boeing Periksa...
FAA Desak Boeing Periksa Ulang Semua Pintu 737 Max 9
Alasan Boeing Bikin...
Alasan Boeing Bikin Pesawat Baru di Metaverse
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved