Potensi Pasar Aset Kripto di Indonesia Sangat Besar

Rabu, 22 Mei 2019 - 22:33 WIB
Potensi Pasar Aset Kripto...
Potensi Pasar Aset Kripto di Indonesia Sangat Besar
A A A
JAKARTA - Sejumlah bursa aset kripto berskala global terus memantau perkembangan pasar aset di Indonesia. Mereka menilai pasar aset kripto di Indonesia sangat besar.

Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) BW.com, Pony Chen. Dia mengatakan, Indonesia tidak hanya didukung regulasi tepat, yakni aset kripto sebagai komoditi, tetapi juga jumlah pengguna yang akan semakin besar di tahun-tahun mendatang, khususnya generasi milenial.

"Kami menyadari regulasi soal aset kripto di Indonesia sudah tepat, karena mengakomodir penggunaan teknologi blockchain dan perdagangan aset kripto. Menjamurnya bursa aset kripto di Indonesia, itu adalah cerminan pengakuan terhadap Bitcoin dan jenis aset kripto lainnya sebagai instrumen investasi yang bernilai," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (22/5/2019).

Chen menuturkan, aset kripto kini telah diakui global. Bahkan, sejumlah perusahaan besar menaruh minat tinggi terhadap teknologi blockchain, yang merupakan asas teknis dari aset kripto. Pengakuan itu datang dari IBM, Facebook, JP Morgan, Amazon, Microsoft, Fidelity Investment, termasuk bank sentral sejumlah negara (Kanada dan Singapura).

Chen mengungkapkan, khusus Indonesia, BW.com menaruh minat besar guna menjangkau investor dan trader asal Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 2 juta orang. BW.com sebagai bursa aset kripto berskala gobal menjangkau ribuan pengguna dari berbagai negara. Indonesia disebut sebagai pasar yang sangat penting bagi BW.com.

"Jumlah populasi kalangan muda di Indonesia akan terus bertambah dan mereka sadar betul tentang nilai-nilai investasi berbasis teknologi informasi. Penanda khusus lainnya adalah generasi milenial dari kalangan menengah lebih berani mengambil risiko dalam investasi yang memberikan imbal balik besar dan cepat," katanya.

Menurut Chen, ini berbeda dengan generasi sebelumnya yang relatif lebih berhati-hati dan kurang agresif. "Jadi, saya berpendapat, Bitcoin sebagai aset kripto perintis sudah melampaui konsensus dan membangun sistem keuangan yang sangat solid dalam peredarannya. Nilai investasi dan perdagangan Bitcoin menjadi sangat ideal dan saya pikir itu akan menjadi bagian dari manajemen keuangan yang direkomendasikan untuk semua orang," ujar Chen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bitcoin Jatuh Sekali...
Bitcoin Jatuh Sekali Lagi hingga Berada di Bawah USD36.000
10 Mata Uang Kripto...
10 Mata Uang Kripto Paling Berpengaruh Selain Bitcoin
Mata Uang Kripto Tumbang,...
Mata Uang Kripto Tumbang, Rp7.000 Triliun Lenyap dari Pasar
Cerita Besar Bitcoin...
Cerita Besar Bitcoin Tahun Ini, Apakah Mencemari Planet?
Investasi Bitcoin dan...
Investasi Bitcoin dan Aset Kripto, Mana Lebih Untung?
Islamic Law Firm Diskusikan...
Islamic Law Firm Diskusikan Halal-Haram Menggunakan Uang Kripto
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
22 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved