Majukan Sentra Pangan, Sandiaga Sahkan Pengurus Laskar Pangan Dunia

Senin, 27 Mei 2019 - 14:08 WIB
Majukan Sentra Pangan,...
Majukan Sentra Pangan, Sandiaga Sahkan Pengurus Laskar Pangan Dunia
A A A
JAKARTA - Sandiaga Uno mengesahkan susunan pengurus organisasi Laskar Pangan Dunia (LPD), untuk kemudian Cawapres Pasangan Prabowo Subianto ini didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina. LPD dibentuk sebagai salah satu upaya menjadikan Indonesia menjadi pusat penghasil pangan di dunia.

Saat ini, Indonesia memiliki pasar pangan yang amat besar, namun amat disayangkan mayoritas bahan pangan di dalam negeri masih di dominasi oleh bahan-bahan pangan impor. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Sandiaga bersama para pengurus LPD bertekad untuk menggerakkan dan memajukan produksi pangan Indonesia dan mesosialisasikan hal tersebut di seluruh Indonesia.

“Setiap negara harus punya ketahanan pangan yang kuat. Mulai dari hulu sampai ke hilir, kita harus mandiri dalam produksi pangan sudah saatnya kita menghentikan impor pangan," kata Sandiaga Uno dalam sambutannya.

Untuk itu lanjut dia, dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi dibentuknya organisasi LPD seiring dinamika permasahan pangan yang semakin beragam sehingga menuntut program program yang dinilai mampu menyelesaikan dan bisa menjadi harapan untuk kondisi ke depan yang lebih baik.

Program LPD ini menurutnya, tentu akan membutuhkan peran banyak pihak yang ingin terlibat, sehingga menjadi suatu pergerakan yang diharapkan akan menciptakan peluang kerja dan peluang Wirausaha di sektor pangan yang sangat luas.

“Dengan begitu, kesuksesan program laskar pangan dunia akan menciptakan lapangan dan serapan tenaga kerja sekaligus menopang keberlangsung Pangan yang nantinya akan meningkatkan Kemakmuran serta kualitas hidup masyarakat & semesta,” pungkas Sandiaga.

Sandiaga juga berkesempatan melihat hasil-hasil produk pangan seperti beras, gula, pupuk, tepung, cairan pembersih air, dan juga beragam makanan sehat hasil olahan pangan yang diproduksi oleh para anggota Laskar Pangan dunia.

Sementara itu Ketua Umum LPD, Nur Firdaus, menyampaikan, bahwa LDP lahir sebagai organisasi yang turut berkiprah dalam mengatasi ancaman krisis pangan yang saat ini sedang melanda dunia. LPD akan bekerja sama dengan para pemerhati, pelaku, peneliti dan penggerak pangan.

Termasuk dengan pemerintah, negara maju maupun negara berkembang. LPD bertindak sebagai forum netral non politis dimana semua anggotanya dapat bertemu membuat kesepakatan maupun kebijakan kerjasama.

LPD juga berusaha memberikan referensi pengetahuan dan informasi Yang berkaitan dengan masalah pangan dan akan membantu masyarakat, pemerintah, negara-negara berkembang serta negara-negara yang sedang dalam masa transisi modernisasi pertanian, kehutanan, dan perikanan agar dipastikan pengelolaan tepat guna dan efisien serta produk pangan yang dihasilkan tetap berkualitas.

LPD akan bertugas mendorong dan memberikan rekomendasi untuk melakukan Program kerja secara nasional maupun internasional. Selain itu LPD juga merupakan organisasi yang selalu terbuka untuk bersinergi , bermitra dan mensupport pergerakan lainnya yang sevisi, baik swasta, pemerintah, nasional & internasional.

Visi dari LPD adalah menciptakan ketersediaan pangan yang cukup untuk kepentingan kemanusiaan, kelestarian alam dan perdamaian dunia. Sedang Misi pokok LPD adalah membantu para penggerak, produsen, pelaku pangan mencapai produksi pangan memadai (food security).

Untuk dapat menjalankan tugas- tugasnya LPD sudah menyediakan kantor pusat di Jakarta dan Akan membuka kantor regional di setiap provinsi dan kabupaten demikian pula kantor di luar negeri. Untuk percepatan gerakan ini maka dibuka kesempatan bagi pihak yang ingin bermitra dengan gerakan LPD pungkas Nur Firdaus.

Dalam kesempatan yang sama Sekjen LPD Diantri Priscilla menyampaikan, program kerja LDP akan memfokuskan pada pengembangan bidang air bersih, pertanian, kehutanan & perikanan dari sisi hulu sedang pengelolaan bahan pangan menjadi makanan sehat dengan nutrisi yang baik akan menjadi prioritas di sisi hilir nya.

“Yang menjadi prioritas awal LPD adalah melakukan edukasi, rebranding Dan upaya upaya konstruktif secara terus menerus dibidang pangan untuk mendorong industri pertanjan yang berkesinambungan dan pengembangan kawasan perdesaan,” jelas Diantri.

Ini merupakan strategi untuk meningkatkan minat & prestise generasi baru Untuk mau memajukan sektor pangan. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang, dengan terus mendorong dilaksanakannya pembangunan yang selaras dengan lingkungan, teknologi tepat guna, dapat dikembangkan secara ekonomi dan dapat diterima oleh masyarakat banyak.

Aspek Kemanusiaan telah menjadi landasan kegiatan LPD dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan sebagai kebutuhan paling pokok manusia, tutup Diantri Priscilla.

Berikut adalah Susunan Pengurus Inti dari Laskar Pangan Dunia:

Ketua Dewan Pembina : Sandiaga Uno
Wakil Ketua Dewan Pembina: Laja Lapian
Anggota Dewan Pembina:
Rezza Artha, Iim Rusyamsi, Donna ALatief, Mirsyam Lubis
Ketua Umum : Nur Firdaus
Sekjen : Diantri Priscilla
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
6 menit yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
51 menit yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
2 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved