Pantau Arus Mudik, Budi Karya Memilih Tidak Ambil Cuti Lebaran

Senin, 03 Juni 2019 - 18:11 WIB
Pantau Arus Mudik, Budi...
Pantau Arus Mudik, Budi Karya Memilih Tidak Ambil Cuti Lebaran
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan cuti bersama dan libur nasional Hari Raya Lebaran 2019, mulai tanggal 3-7 Juni. Namun tidak semua aparat negara mengambil kesempatan cuti bersama ini. Salah satunya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Budi memutuskan untuk tidak mengambil cuti Lebaran yang dimilikinya. Keputusan ini karena ia harus terus memantau arus mudik dan arus balik masa angkutan Lebaran 2019.

Bersama dengan koleganya, Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menhub Budi akan menyusuri tol Trans Jawa dan beberapa ruas tol lainnya. Hal ini untuk memantau kondisi jalan tol untuk pemudik.

"Lebaran tahun ini, saya tidak ambil jatah libur. Karena saya harus memperhatikan beberapa ruas tol agar pemudik merasa nyaman dalam perjalanan silaturahminya. Saya akan melakukan sidak dan melihat perkembangan mudik," ujar Budi di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Selain memanatu arus mudik, Budi Karya juga memperhatikan keberadaan posko mudik di jalan tol sebagaimana periode Lebaran sebelumnya. Ia memuji keberhasilan posko mudik tahun lalu, dan akan dicontoh dan ditingkatkan pelayanannya.

Posko mudik tahun lalu mendapat apresiasi dari masyarakat dan ini merupakan komitmen untuk meningkatkan pelayanan mudik kepada masyarakat. Karena itu, Budi Karya ingin pelaksanaan Angkutan Lebaran 2019 berjalan lebih baik dari periode tahun sebelumnya.

Salah satu yang terus menjadi perhatian adalah pemudik yang menggunakan sepeda motor. "Pemudik yang menggunakan sepeda motor tetap menjadi fokus kami. Diperkirakan angkanya masih tinggi. Kami mengimbau agar masyarakat tidak mudik menggunakan sepeda motor demi memperhatikan masalah keselamatan," ujarnya.

Untuk menekan pemudik menggunakan sepeda motor, seperti tahun-tahun sebelumnya, lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta menggelar acara mudik bareng gratis.

Di sisi lain, menurut Menhub, Angkutan Lebaran tahun ini telah didukung dengan prasarana yang lebih baik seiring tersambungnya tol Trans Jawa dari Merak ke Probolinggo.

"Meski telah tersambung ini menjadi tantangan tersendiri. Kami patut memperhatikan kondisi jalan akses tol menuju jalan nasional, rest area, kantong parkir yang kurang memadai, ketidakdisplinan masyarakat, dan kondisi cuaca," ungkapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cegah Macet Horor, Menhub...
Cegah Macet Horor, Menhub Minta Pemudik Pulang Sebelum Puncak Arus Balik Lebaran
Menhub Imbau Pemudik...
Menhub Imbau Pemudik Kembali Lebih Awal atau Setelah Puncak Arus Balik
Menhub Apresiasi Ketersediaan...
Menhub Apresiasi Ketersediaan SPKLU saat Arus Mudik dan Balik 2024
Menhub Cek Kesiapan...
Menhub Cek Kesiapan Bandara Soekarno Hatta Jelang Arus Balik Mudik Lebaran 2024
Antisipasi Arus Balik...
Antisipasi Arus Balik di Penyeberangan, Menhub: Beli Tiket Jauh Hari Secara Daring
Menhub Minta Pemudik...
Menhub Minta Pemudik Rayakan Lebaran Ketupat Dulu Baru Balik ke Jakarta
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
22 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
56 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
5 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved