Kurs Rupiah Menguat di Akhir Sesi Saat Pounds Jatuh

Senin, 10 Juni 2019 - 17:56 WIB
Kurs Rupiah Menguat...
Kurs Rupiah Menguat di Akhir Sesi Saat Pounds Jatuh
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (10/6/2019) ditutup menguat untuk menjaga tetap bertahan di zona hijau. Raihan positif kurs mata uang Garuda mengiringi kejatuhan Poundsterling setelah data ekonomi Inggris memperlihatkan perlambatan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah naik ke level Rp14.245/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp14.270/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal pekan hari ini berada pada kisaran Rp14.200 sampai dengan Rp14.381/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga membaik menjadi Rp14.250/USD dibandingkan sesi penutupan Jumat, kemarin sebelum libur panjang Lebaran pada posisi Rp14.269/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.240-Rp14.255/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah melompat tinggi ke level Rp14.242/USD dari sebelumnya Rp14.287/USD. Rupiah mendapatkan sentimen positif untuk terus menanjak naik usai libur panjang Lebaran 2019.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.231/USD untuk menjadi sinyal kebangkitan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan usai sebelumnya berada pada level Rp14.385/USD.

Seperti dilansir Reuters, Pound jatuh pada hari Senin setelah data menunjukkan ekonomi Inggris melambat tajam pada bulan April dan analis memperkirakan kerugian bakal berlanjut selama pemilihan parlemen dalam waktu satu pekan terakhir untuk menggantikan Theresa May sebagai perdana menteri Inggris.

Poundsterling terjebak di sekitar level 1,27 terhadap USD belum lama ini karena investor menunggu hasil dari pemilihan kepemimpinan partai Konservatif untuk May, yang mengundurkan diri menyusul kegagalannya untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa.

Hari ini Pound turun 0,2% setelah data menunjukkan ekonomi Inggris berkontraksi tajam pada bulan April. Pada 0840 GMT turun 0,4% pada level 1,2684 per USD. Sementara diperdagangkan mendatar terhadap euro pada 89.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
9 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
9 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
10 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
10 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
11 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved