Diskon Ojol Dihapus, Pengemudi: Tidak Masalah Selama Tidak Merugikan

Rabu, 12 Juni 2019 - 00:18 WIB
Diskon Ojol Dihapus,...
Diskon Ojol Dihapus, Pengemudi: Tidak Masalah Selama Tidak Merugikan
A A A
JAKARTA - Wakil pengemudi GrabCar dalam Front Driver Online (FDO), Nur Adim alias Aris Clowor tidak mempermasalahkan bila diskon ojek online di hapus. Sebaliknya, ia mendukung langkah itu selama tidak merugikan pengemudi.

"Kalau diskonnya dibebankan ke kami saya sangat setuju. Tapi kalau dibebankan perusahaan, saya berpendapat menolak," ucap Aris saat dihubungi, Koran SINDO, Selasa (11/6/2019).

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan larangan diskon tarif di ojek online dan taksi online akan segera berlaku. Aturan ini akan diluncurkan akhir Juni 2019 mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan urgensi melarang praktik diskon tarif di transportasi online demi melindungi masyarakat, pengemudi dan keberlanjutan dari bisnis transportasi online.

Terhadap itu, Aris menilai perang harga telah terjadi di aplikasi ojek online, khususnya operator terbesar GoJek dan Grab. Perang ini kerap kali berdampak pada dirinya yang juga mengemudi taksi online.

Terlebih selama ini, Aris melihat diskon itu kerap kali dibebankan kepada pengemudi. Hal ini yang membuat dirinya merugi, pendapatan harian berkurang.

"Tetapi kalau diskon itu untuk pengguna lebih bagus," ucapnya.

Lepas dari aturan diskon, Aris menilai, saat ini yang dibutuhkan pengemudi online yakni kesejateraan. Kondisi ini nyaris tak terlihat saat ini, sebab banyak perbudakan yang dilakukan perusahaan saat melakukan perang tarif atau diskon.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Grab Indonesia Tutup...
Grab Indonesia Tutup Program Langganan Akses Hemat untuk Driver GrabBike
Rencana Kenaikan Tarif...
Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online hingga 15 Persen
Presiden Grab Nilai...
Presiden Grab Nilai Kenaikan Biaya Jasa yang Ditetapkan Kemenhub Masih Wajar
Grab Bike Kini Boleh...
Grab Bike Kini Boleh Bawa Penumpang di Kota Bandung
Gojek–Grab Merger,...
Gojek–Grab Merger, Driver Tolak Keras
Tarif Ojol Dikerek Naik,...
Tarif Ojol Dikerek Naik, Grab Indonesia Angkat Bicara
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved