Rupiah Berakhir Merayap Saat Dolar Tergelincir

Rabu, 12 Juni 2019 - 17:24 WIB
Rupiah Berakhir Merayap...
Rupiah Berakhir Merayap Saat Dolar Tergelincir
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (12/6/2019) merayap tipis untuk terus menjaga raihan positif setelah libur panjang Lebaran. Kurs rupiah yang terus berjuang bertahan di zona hijau mengiringi dolar AS yang tergelincir ketika harapan penurunan suku bunga The Fed semakin besar.

Data Yahoo Finance hingga sesi sore menunjukkan rupiah naik tipis menjadi Rp14.230/USD dari penutupan sebelumnya Rp14.235/USD. Pergerakan harian rupiah pada hari ini berada pada kisaran Rp14.215 hingga Rp14.260/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange justru tergerus hingga Rp14.241/USD dibandingkan sesi akhir Selasa, kemarin pada posisi Rp14.238/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.226-Rp14.261/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga berangsur pulih ke level Rp14.247/USD dari kemarin Rp14.255/USD. Dolar tertekan, sedangkan rupiah coba balik menguat di tengah ketidakpastian global yang terus membayangi.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.234/USD untuk menjadi sinyal perlawanan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah merangkak usai sebelumnya berada pada level Rp14.258/USD.

Sementara itu seperti dilansir Reuters, Dolar berangsur lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu di tengah meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga AS minggu depan. Sementara mata uang berimbal hasil tinggi menderita karena ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.

Terhadap enam mata uang rival lainnya, tercatat dolar 0,1% lebih rendah menjadi 96,64 dan sedikit di atas posisi terendah dua setengah bulan di 96,46 yang dicapai minggu lalu. Perbedaan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia mulai tercermin dalam data dengan inflasi pabrik China melambat pada Mei, sementara komentar baru-baru ini para pejabat Fed menjadi semakin berhati-hati.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved