MNC Vision Networks Target Dana Rp856 Miliar Lewat IPO

Senin, 17 Juni 2019 - 15:59 WIB
MNC Vision Networks...
MNC Vision Networks Target Dana Rp856 Miliar Lewat IPO
A A A
JAKARTA - PT MNC Vision Networks Tbk (MVN) mengumumkan rencana penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 3,52 miliar lembar saham atau 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah IPO. Adapun harga yang ditawarkan berkisar antara Rp231 hingga Rp243 per saham.

MNC Vision yang merupakan anak perusahaan dari PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menargetkan perolehan dana dari IPO berkisar antara Rp814-Rp856 miliar. MVN sendiri melalui Entitas Anak bergerak dalam bidang TV berbayar, fixed broadband/IPTV, dan layanan konten digital.

Tim manajemen MVN memiliki rata-rata pengalaman lebih dari 20 yahun dalam industri media. Entitas Anak MVN yaitu PT MNC Sky Vision Tbk (MNC Vision), PT MNC Kabel Mediakom (MNC Play), PT MNC OTT Network (MNC Now), dan PT Nusantara Vision (NV).

"Kami melihat layanan paid TV (TV berbayar) masih potensial di Indonesia, terlebih lagi hampir semua kalangan masih meminati layanan ini," ujar Direktur Utama MVN Ade Tjendra di Jakarta, Senin (17/7/2019).

Pelanggan MVN dapat menikmati saluran hiburan dan Informasi terbaik dan terlengkap dengan total 185 channel termasuk 35 channel eksklusif. MNC sebagai perusahaan media dan konten terbesar di Indonesia memberikan dukungan dengan menyediakan saluran TV Free To Air (FTA), konten-konten eksklusif dan produksi konten original yang dapat dinikmati oleh pelanggan MVN.

"MNC Vision merupakan pemimpin pasar dalam bisnis TV berbayar berbasis DTH dengan pangsa pasar 96% dan memiliki basis pelanggan sekitar 2,4 juta pada 31 Desember 2018," ungkap Ade.

MNC Vision menyasar pelanggan di kota-kota menengah dan kecil. MNC Play berfokus pada penyediaan layanan fixed broadband/IPTV sehingga dapat mengurangi belanja modal (capex), dan merupakan pemain no 3 terbesar di Indonesia dengan jumlah pelanggan sebesar 262 ribu pada 31 Desember 2018.

MNC Play menyasar pelanggan di kota-kota besar. MNC Now merupakan penyedia layanan konten digital (OTT/Over The Top) yang akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan kepuasan pelanggan MNC Vision dan MNC Play untuk dapat menikmati tayangan hiburan dan Informasi dimana saja dan kapan saja.

Jumlah pelanggan terdaftar MNC Now telah mencapai lebih dari 2.000.000 pada 31 Desember 2018, tumbuh pesat sejak peluncuran pertama kali di Februari 2018. MNC Now dengan target pasar segmen milenial merupakan sumber pertumbuhan Perseroan di kemudian hari.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nggak Nyangka! Episode...
Nggak Nyangka! Episode Akhir The One Sad Ending? Tonton Episode 8 di Vision+
HT Hadiri Syukuran Vision+...
HT Hadiri Syukuran Vision+ ke-3
Vision+ Gandeng First...
Vision+ Gandeng First Media Hadirkan Hiburan Berkualitas dengan Harga Terjangkau
Vision+ dan Menjadi...
Vision+ dan Menjadi Manusia Hadirkan Daur Hidup Festival
MNC Vision Network Hadirkan...
MNC Vision Network Hadirkan Kejutan dan Tayangan Special Akhir Tahun
MNC Vision Networks...
MNC Vision Networks dan MNC Peduli Beri Bantuan untuk Yayasan Anonim Sahabat Fillah
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
13 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
23 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
40 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
50 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved