7 Perusahaan BUMN yang Sukses di Pasar Global Tahun 2019

Selasa, 25 Juni 2019 - 19:12 WIB
7 Perusahaan BUMN yang...
7 Perusahaan BUMN yang Sukses di Pasar Global Tahun 2019
A A A
JAKARTA - Kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kian membanggakan. Hal ini terlihat dari beberapa perusahaan pelat merah ini yang terkenal secara global atas kinerjanya. Apalagi terdapat perusahaan BUMN masuk dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia pada 2019 yang dirilis majalah ekonomi Forbes.

Seperti dirangkum SINDOnews, Berikut 7 Perusahaan BUMN yang terkenal secara global :

1. PT Garuda Indonesia Tbk
Maskapai penerbangan asal Indonesia ini sangat terkenal secara global dan diakui sebagai maskapai yang memiliki pelayanan kabin yang ramah pada tahun 2018. Walaupun kinerja keuangannya belum memuaskan, perusahaan pelat merah ini masih banyak diminati oleh wisatawan asing yang memilih Garuda untuk perjalanan bisnisnya maupun berwisata.

2. Biofarma
Perusahaan yang berbasis di bidang farmasi dan pencegahan penyakit ini patut menjadi kebanggaan Indonesia. Bagaimana tidak, BUMN ini termasuk ke dalam 30 perusahaan farmasi di dunia yang bisa mengekspor vaksin ke 131 negara. Bio Farma memang dalam proses produksinya begitu bergantung pada pasar global, dengan 65% produknya diekspor ke berbagai negara. Berkiprah selama 124 tahun, perusahaan global ini terus melakukan inovasi dalam bidang vaksin. Pada 2015 lalu, Bio Farma telah diberik ijin oleh World Health Organization (WHO) untuk melakukan ekspor vaksin Pentavalen ke seluruh dunia. Vaksin ini terbilang inovatif, karena merupakan gabungan dari enam vaksin dasar seperti difteri, polio, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan juga Haemophylus influenza B. Dengan temuan ini, imunisasi yang dilakukan kepada bayi tidak perlu sebanyak 9 kali seperti pada umumnya, namun hanya perlu 3 kali.

3. PT Pertamina Lubricants
Perusahaan ini berfokus pada produksi pelumas dan melakukan ekspor hingga 25 negara di lima benua. Perluasan pasar memang menjadi visinya karena industri pelumas yang cukup rentan. Pertamina Lubricants kemudian mengincar konsumen kelas atas melalui berbagai pameran otomotif, rally, maupun touring level dunia. Perusahaan ini menggandeng supercar – Automobili Lamborghini – untuk meningkatkan brand image dari Pertamina sendiri.

4. Semen Indonesia
Semen Indonesia bisa disebut sebagai BUMN pertama yang berstatus perusahaan multinasional karena telah berhasil mengakuisisi perusahaan asing – Thang Long Cement, Vietnam – pada tahun 2012. Upaya ini dilakukan oleh Semen Indonesia untuk memperkuat brand image. Sasaran pasarnya pun kini begitu luas, terutama di ASEAN dan juga Asia Selatan. Bahkan pabriknya di Myanmar kapasitas produksinya 500.000 ton dan sedang dalam proses pengembangan menuju 1,5 juta ton. Pengembangan ini cukup menjanjikan karena pasarnya yang juga luas.

5. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank terbesar di Indonesia ini tercatat memiliki kapitalisasi pasar (market cap) USD38,8 miliar. Forbes mencatat, bank yang fokus membiayai sektor mikro dan ritel terutama UMKM ini memiliki aset hingga USD90,2 miliar.

6. Bank Mandiri
Bank Mandiri lebih banyak beroperasi di sektor korporasi, komersial, serta bisnis dengan aset mencapai USD83,6 miliar dan nilai kapitalisasi pasar sebesar USD25,9 miliar.

7. BNI
BNI menjadi bank BUMN ketiga yang masuk dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia dengan aset USD56,2 miliar dan nilai kapitalisasi pasar USD13,1 miliar.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
7 Rekomendasi Drama...
7 Rekomendasi Drama Korea dari Han Hyo-Joo, Terbaru Moving
7 Penjahat Korut dalam...
7 Penjahat Korut dalam Drakor Moving dan Kekuatannya serta Profil Pemainnya
Bank DKI Raih Penghargaan...
Bank DKI Raih Penghargaan The Excellent Performance Bank in 5 Consecutive Years (2018-2023)
4 Cameo dalam Drakor...
4 Cameo dalam Drakor Moving Episode 1-7, 3 dari Hospital Playlist
Brian Sedih Tak Lagi...
Brian Sedih Tak Lagi Jadi Drummer: Sheila on 7 Memutuskan Berjalan Tanpa Saya
Insentif Likuiditas...
Insentif Likuiditas Kredit Forward Looking, Perlukah?
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
21 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
32 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
56 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved