Bangun KA Bandara di Lampung, Kemenhub Anggarkan Rp100 Miliar

Senin, 01 Juli 2019 - 11:10 WIB
Bangun KA Bandara di...
Bangun KA Bandara di Lampung, Kemenhub Anggarkan Rp100 Miliar
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara intensif akan mengoptimalkan moda transportasi kereta api (KA) sebagai pilihan angkutan massal di Bandar Lampung. Hal ini akan direalisasikan antara lain melalui pembangunan kereta bandara dan kereta komuter di dalam kota dan antar kota.

Kemenhub akan membangun stasiun KA Bandara dan skybridge untuk menghubungkan stasiun KA bandara dengan Bandara Radin Inten II. Pembangunan tersebut ditargetkan akan selesai akhir 2020 dan membutuhkan anggaran sekitar Rp50 miliar-Rp100 miliar.

"Dalam pembangunan tersebut kita akan berkolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan PT. Kereta Api Indonesia. Saat ini jalur rel kereta dan jaringannya sudah ada, jadi kita tinggal melakukan penyelesaian tanah serta pengadaan-pengadaan lainnya seperti, gerbong keretanya," ucap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Menhub mengatakan, pembangunan kereta bandara di Lampung sangat dibutuhkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas jalan terutama di Bandar Lampung. Dengan adanya angkutan massal kereta api, dapat memangkas perjalanan dari Bandar Lampung menuju Bandara Radin Inten II.

"Saat ini durasi menuju Bandara Radin Inten II dari Bandar Lampung sekitar 1 jam melalui jalan raya. Jika menggunakan kereta api dapat dipangkas menjadi hanya kurang lebih 20 menit saja. Disamping itu, keberadaan kereta bandara ini juga akan mengurangi kepadatan kendaraan, " ujar Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengatakan, Lampung memiliki keuntungan dengan memiliki banyak jaringan jalur rel kereta dibandingkan daerah-daerah lainnya.Menhub menjelaskan, rel-rel yang ada nanti juga bisa diintensifkan untuk penggunaan transportasi komuter dalam kota ataupun antar kota, misalnya dari Kota Bumi, Baturaja, bahkan ke Palembang.
"Lampung sudah mempunyai potensi lebih, kalau di kota lain harus membuat LRT dan masih berupa perencanaan, sedangkan Lampung sudah memiliki jalur kereta api yang ada," imbuh Menhub.

Untuk itu Menhub meminta kepada PT KAI dan gubernur agar aset-aset yang dimiliki kereta api berupa rel dan jaringannya harus terus dirawat.

“Kereta api adalah angkutan masa lalu, sekarang, dan masa depan. Karena itu, kereta api akan dijadikan untuk angkutan masa depan, baik untuk komuter maupun antarkota. Saya yakin ke depan angkutan kereta api akan bertambah dan memberi layanan yang baik kepada masyarakat,” pungkas Menhub.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Terbaru KA Bandara...
Kabar Terbaru KA Bandara Internasional Yogyakarta, Progres Pembangunan Capai 83,6%
Luhut Bakal Kurangi...
Luhut Bakal Kurangi Bandara Internasional, Ada Apa?
Dear Warga Lampung,...
Dear Warga Lampung, Bandara Radin Inten Buka Rute Penerbangan ke Bali dan Yogyakarta
Hujan Deras, Pesawat...
Hujan Deras, Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Raden Inten II Lampung
Penghentian KA Relasi...
Penghentian KA Relasi Sumsel-Lampung Diperpanjang Hingga Akhir Juni
Kemenhub Tetapkan 40...
Kemenhub Tetapkan 40 Bandara Internasional Baru, Ini Daftarnya
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
28 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
53 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved