Sambut Turkish Airlines, Kemenpar Satukan Stakeholder di Bali*

Kamis, 04 Juli 2019 - 15:28 WIB
Sambut Turkish Airlines,...
Sambut Turkish Airlines, Kemenpar Satukan Stakeholder di Bali*
A A A
JAKARTA - Kehadiran Turkish Airlines di Bali, akan mendapat sambutan hangat. Kementerian Pariwisata juga siap menggalang stakeholder terkait. Mereka akan diajak mengikuti Rakor Inaugural Flight Turkish Airlines.

Rakor Inaugural Flight Turkish Airlines digelar Kamis (4/7). Lokasinya di Kantor Aerofood ACS, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Agenda utamanya adalah persiapan Inaugural Flight Turkish Airlines, Rabu (17/7). Setelah rakor, agenda lalu dilanjutkan site visit di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengungkapkan, penyambutan khusus akan diberikan bagi Turkish Airlines.

“Kami tentu menyambut baik kehadiran Turkish Airlines di Bali sepanjang membawa wisman. Ada penyambutan khusus. Untuk itu, persiapan matang harus dilakukan. Koordinasi dengan banyak stakeholder harus dilakukan. Tujuannya agar semuanya lancar sesuai regulasi berlaku,” ungkap Nia, Rabu (3/7).

Beragam latar belakang dilibatkan dalam Rakor Inaugural Flight Turkish Airlines. Total ada 36 peserta. Selain Kemenpar, bergabung juga perwakilan Turkish Airlines dan Angkasa Pura 1 Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Ada juga Aviation Security Airport Ngurah Rai Bali, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Bali.

Rakor Inaugural Flight Turkish Airlines juga dihadiri oleh PT Jasa Angkasa Semesta Bali, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Denpasar, PT Aerofood ACS Bali, Panorama DMC, dan Kantor KPP Bea Cukai Tipe Madya Ngurah Rai. Serta Kemlu-Direktorat Eropa 3, Asia Dreams, dan PT Citra Sarana Conference. Nia menambahkan, kehadiran Turkish Airlines memperkuat pariwisata Bali.

“Dengan masuknya Turkish Airlines, pariwisata Bali akan semakin kuat. Aliran wismannya tentu akan semakin besar, mengingat konektifitasnya yang luas.” lanjut Nia.

Asdep Pemasaran II Regional IV Kemenpar Agustini Rahayu pun menjelaskan, “Rakor dengan melibatkan banyak stakeholder harus dilakukan. Ini tentu menjadi rangkaian persiapan Inaugural Flight Turkish Airlines. Kami harap mereka terkesan. Dengan begitu, pergerakan wisatawan tidak hanya dari Turki namun dari negara-negara Eropa yang diterbangi Turkish Airlines akan semakin optimal. Sebab, Bali dan banyak destinasi di Indonesia menawarkan experience yang luar biasa.”

Kehadiran Turkish Airlines juga otomatis meringankan beban pasar zona Eropa. Sebab, Benua Biru ini ditarget 2,48 Juta orang wisatawan pada 2019.

Jumlah tersebut naik 18,7% dari tahun sebelumnya. Pada 2018, Eropa mengalirkan wisatawannya ke Indonesia hingga 2,09 Juta orang.

“Posisi Turkish Airlines ini strategis karena ikut mendukung pemenuhan target. Kami optimistis target akan terpenuhi. Sebab, menurut info pihak Turkish Airlines, mereka memiliki target minimal hingga 80.000 orang dari Eropa tahun 2019 ini. Ke depannya, poros Istambul-Denpasar ini akan terus tumbuh. Apalagi Turkish Airlines juga memiliki akses ke banyak kota di Eropa,” tegas Ayu sapaan akrab Agustini Rahayu

Menerbangi langit Bali mulai Rabu (17/7), Turkish Airlines akan menggunakan moda Boeing 787. Nomor flightnya TK 066 dengan rute Istambul-Denpasar-Istambul. Total ada sekitar 300 kursi yang disediakan per flightnya. Rinciannya, 30 kursi bisnis dan 270 lainnya ekonomi. Memberikan kesan unik, Turkish Airlines pun menggandeng Lego Movie untuk membuat safety video.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan kehadiran Turkish Airlines memiliki impact yang positif. Karena, Kemenpar bisa semakin mengembangkan sayapnya di Eropa.

“Dengan mendukung _direct flight_ ini melalui kerjasama dengan Turkish Airlines, kami membidik cakupan wilayah Turkish Airlines. Sebab maskapai ini terbang di 114 kota di Eropa. Jadi kami membidik Wisman Eropa secara keseluruhan, bukan hanya Wisman Turki,” katanya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
8 menit yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
51 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
1 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
2 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
3 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved