SMF Terbitkan Obligasi PUB dan Sukuk Mudharabah Rp2,1 Triliun

Jum'at, 05 Juli 2019 - 11:38 WIB
SMF Terbitkan Obligasi...
SMF Terbitkan Obligasi PUB dan Sukuk Mudharabah Rp2,1 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah menerbitkan Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) V tahap I Tahun 2019 senilai Rp2 triliun, dan Sukuk Mudharabah berkelanjutan I Tahap I sebesar Rp100 miliar, dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) baik untuk korporasi maupun surat utangnya.

Melalui penerbitan obligasi kali ini SMF menawarkan tiga seri obligasi, yakni obligasi seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp428 miliar, tingkat bunga tetap sebesar 7,50% dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

Obligasi seri B mempunyai jumlah pokok sebesar Rp640 miliar, dengan tingkat bunga tetap 8,50% berjangka waktu tiga tahun, dan obligasi seri C bernilai pokok Rp932 miliar, dengan bunga tetap 8,75% berjangka waktu 5 tahun.

Selain itu SMF juga menerbitkan Sukuk Mudharabah I Tahap I sebesar Rp100 miliar berjangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi. Penerbitan ini merupakan bagian dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahun 2019.

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo mengatakan bahwa target dana akan dihimpun selama dua tahun dari PUB V Tahap I yaitu sebesar Rp19 triliun, sedangkan untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I sebesar Rp2 triliun.

Obligasi tersebut telah memenuhi kriteria instrumen bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.36/POJK.05/2016, Tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.05/2016, Tentang Investasi Surat Berharga Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.

Dana yang diperoleh dari obligasi ini rencananya akan digunakan untuk memberikan pembiayaan kepada penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/refinancing serta dalam rangka melaksanakan peran SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV). Penerbitan obligasi ini merupakan bentuk komitmen SMF sebagai penyedia likuiditas jangka menengah panjang bagi KPR.

“Penerbitan obligasi SMF ini bertujuan untuk mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR). Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk memperluas akses ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," ujar Heliantopo di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Sebelumnya melalui penerbitan PUB IV total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp11,9 triliun. Adapun sejak tahun 2009 hingga saat ini SMF telah melakukan penerbitan surat utang sebanyak 38 kali dengan total Rp31,7 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, SMF Salurkan Pinjaman Rp8,8 Triliun di 2021
Penyaluran Dana KPR...
Penyaluran Dana KPR FLPP Capai Rp24,19 Triliun untuk 178.828 Rumah
SMF Bangun Rumah Trauma...
SMF Bangun Rumah Trauma Healing untuk Korban Longsor Sumedang
Kolaborasi Layanan Pembayaran...
Kolaborasi Layanan Pembayaran Digital untuk Dukung Program 3 Juta Rumah
SMF Sudah Terbitkan...
SMF Sudah Terbitkan Surat Utang Rp30 Triliun, Buat Apa?
SMF Fokus Dukung Dana...
SMF Fokus Dukung Dana Pemulihan Ekonomi Sektor Perumahan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
33 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved