SMF Fokus Dukung Dana Pemulihan Ekonomi Sektor Perumahan
Senin, 27 Juli 2020 - 13:38 WIB
loading...
Ilustrasi perumahan. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyatakan bahwa pada tahun 2020 ini Perseroan akan berfokus dalam mendukung pemerintah pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor perumahan.
Komitmen tersebut akan ditempuh melalui berbagai upaya. Pertama, tetap konsisten menyalurkan dukungan pendanaan jangka panjang pada Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kedua, memberikan relaksasi untuk Pembiayaan Homestay bagi masyarakat pemilik homestay melalui Program Kemitraan Perseroan dan Ketiga, turut berinvestasi pada Surat Berharga Negara.
"Lalu keempat, memperserat sinergi dengan lembaga/institusi dibawah kementerian keuangan pada kegiatan sosial terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid-19, serta melaksanakan penugasan-penugasan khusus yang diberikan oleh Pemegang Saham," ujar Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, dalam Konferensi Pers virtual di Jakarta, Senin (27/7/2020). (Baca juga: SMF Sudah Terbitkan Surat Utang Rp30 Triliun, Buat Apa? )
Adapun terkait sekuritisasi SMF juga secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dengan membuka penjualan EBA SP retail ke universitas, kementerian dan BUMN.
Diharapkan sekuritisasi aset ini dapat mempercepat penyaluran dana bagi pembiayaan perumahan, demi mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Dari seluruh dana yang telah dialirkan sepanjang Semester I Tahun 2020, terutama untuk program refinancing SMF telah membiayai kurang lebih 1.039.532 ribu debitur KPR yang terbagi atas 84.26% wilayah barat, 15,07% wilayah tengah dan sisanya sebesar 0,67% wilayah timur.
Komitmen tersebut akan ditempuh melalui berbagai upaya. Pertama, tetap konsisten menyalurkan dukungan pendanaan jangka panjang pada Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kedua, memberikan relaksasi untuk Pembiayaan Homestay bagi masyarakat pemilik homestay melalui Program Kemitraan Perseroan dan Ketiga, turut berinvestasi pada Surat Berharga Negara.
"Lalu keempat, memperserat sinergi dengan lembaga/institusi dibawah kementerian keuangan pada kegiatan sosial terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid-19, serta melaksanakan penugasan-penugasan khusus yang diberikan oleh Pemegang Saham," ujar Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, dalam Konferensi Pers virtual di Jakarta, Senin (27/7/2020). (Baca juga: SMF Sudah Terbitkan Surat Utang Rp30 Triliun, Buat Apa? )
Adapun terkait sekuritisasi SMF juga secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dengan membuka penjualan EBA SP retail ke universitas, kementerian dan BUMN.
Diharapkan sekuritisasi aset ini dapat mempercepat penyaluran dana bagi pembiayaan perumahan, demi mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Dari seluruh dana yang telah dialirkan sepanjang Semester I Tahun 2020, terutama untuk program refinancing SMF telah membiayai kurang lebih 1.039.532 ribu debitur KPR yang terbagi atas 84.26% wilayah barat, 15,07% wilayah tengah dan sisanya sebesar 0,67% wilayah timur.
Lihat Juga :