Tekan Subsidi Membengkak, Sistem Penyaluran LPG 3 Kg Diperbaiki

Senin, 08 Juli 2019 - 18:47 WIB
Tekan Subsidi Membengkak,...
Tekan Subsidi Membengkak, Sistem Penyaluran LPG 3 Kg Diperbaiki
A A A
JAKARTA - Sistem penyaluran LPG 3 Kg menjadi sorotan sebagai upaya untuk menekan membengkaknya subdisi. Lantaran hal itu pemerintah akan melakukan pengecekan serta ketepatan penyaluran LPG 3 Kg untuk mengurangi ketidaktepatan atau salah sasaran.

"Cara terbaik memberikan subsidi LPG 3 Kg, kalau bisa pastikan yang menerima kelompok masyarakat miskin dan rentan artinya kelompok masyarakat diidentifikasi dengan nama dan alamat," ujar Dirjen Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Lebih lanjut Ia mengakui, sampai saat ini mekanisme pasti pelaksanaan penyaluran LPG masih belum diketahui. Walaupun secara garis besar nantinya program ini akan serupa dengan pelaksanaan program bantuan sosial lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

"Lalu kemudian kita juga akan perbaiki subsidi listrik, by name by adress dan dicek oleh PLN, dan artinya bisa dilakukan ada permintaan agar LPG 3 kg juga dilakukan by name by adress," tuturnya.

Sebelumnya, Suahasil sempat mengakui bahwa realisasi penyaluran LPG subsidi dalam beberapa tahun terakhir melebihi kuota yang ditetapkan. Tercatat, realiasi penyaluran LPG 3 Kg pada tahun lalu sebesar 6,53 juta ton, padahal pemerintah hanya mematok kuota 6,45 juta ton.

Hal serupa juga terjadi pada 2017, dimana pada tahun tersebut kuota LPG 3 kg bersubsidi yang ditetapkan sebesar 6,20 juta ton, sementara realisasinya mencapai 6,31 juta ton. "Selama ini mekanisme menyalurkannya dijual. Jadi siapapun bisa membeli. Ini yang ingin dibuat supaya lebih jelas siapa penerima subsidinya," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Tata Kelola Elpiji Sarat...
Tata Kelola Elpiji Sarat Penyelewengan
LPG Non Subsidi Naik,...
LPG Non Subsidi Naik, Waspadai Eksodus Penggunaan ke LPG 3 Kg
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Dirut Pertamina: Sekali...
Dirut Pertamina: Sekali Nenteng LPG 3 Kg, Nikmati Subsidi Rp33.750
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
5 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
6 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
6 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
6 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
6 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Selasa 3 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved