Alami Kekeringan Lahan, Kementan Berikan Luas Tanam Baru untuk Petani

Selasa, 09 Juli 2019 - 00:31 WIB
Alami Kekeringan Lahan,...
Alami Kekeringan Lahan, Kementan Berikan Luas Tanam Baru untuk Petani
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bakal memberikan lahan tanam baru untuk para petani yang terkena kekeringan. Pasalnya BMKG menyatakan, tahun ini berpotensi kemarau ekstrem sampai dengan bulan September, dan puncaknya terjadi pada bulan Agustus. Wilayah yang terancam terdampak kekeringan terutama di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Sumarjo Gatot Irianto, mengatakan pemerintah telah memberikan luas tanam baru sebesar 67.000 hektar. Karena dari hasil penelitian Kementan, untuk daerah Jawa saja, tanah petani yang mengalami kekeringan mencapai 94.00 hektar.

"Kita bakal memberikan lahan yang rencananya kompensasi 67.000 hektar. Kalau dikerjakan 3/4 dari luas tanam baru saja, sudah dahsyat potensi produksinya," ujar Gatot di Gedung Kementan, Jakarta, Senin (9/7/2019).

Dia menceritakan, menurut petugas Pengamat OPT di lapangan, secara umum penyebab kekeringan selain karena curah hujan yang sedikit juga penggunaan varietas yang didominasi varietas tidak toleran kekeringan seperti Ciherang, IR 64, dan Mekongga.

"Untuk varietas seperti Situbagendit relatif aman dari dampak kekeringan. Minimnya penampung air di sekitar lahan pertanaman juga menyebabkan air tidak tertampung optimal pada saat curah hujan tinggi. Sehingga tidak dapat dimanfaatkan saat musim kemarau," katanya.

Saat ini, Kementan telah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral dengan Dinas Pertanian Kabupaten, Dinas PU Kabupaten, serta Kodim di wilayah terdampak kekeringan guna melakukan mitigasi dan adaptasi kekeringan.

Kegiatan ini bertujuan menentukan rencana aksi setiap kabupaten/kecamatan sehingga semua unsur terkait bisa langsung melakukan aksi operasional di lapangan untuk penanganan pertanaman terdampak kekeringan, baik yang sudah puso dan yang belum puso, maupun pengamanan standing crop.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Dilanda Kekeringan,...
Dilanda Kekeringan, Petani Bogor Diminta Segera Urus Klaim Asuransi
Kementan Beri Saran...
Kementan Beri Saran ke Petani Kabupaten Bogor untuk Hadapi Kekeringan
Ditjen PSP Kementan...
Ditjen PSP Kementan Bantu Petani Bangkalan Atasi Kekeringan dengan Embung
Gerak Cepat Atasi Kekeringan,...
Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Kementan Sabet Penghargaan Komunikasi Publik Terbaik di AMH 2024
Lahan Kekeringan, Petani...
Lahan Kekeringan, Petani Padang Diminta Asuransikan Lahan
Berita Terkini
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
1 jam yang lalu
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
1 jam yang lalu
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
1 jam yang lalu
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
2 jam yang lalu
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
3 jam yang lalu
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved