Dilanda Kekeringan, Petani Bogor Diminta Segera Urus Klaim Asuransi

Rabu, 02 September 2020 - 19:54 WIB
loading...
Dilanda Kekeringan,...
Pertanian di Kabupaten Bogor menjadi salah satu yang terdampak kekeringan. Untuk itu, Kementan melalui Ditjen PSP mengajak petani yang telah mengikuti asuransi untuk mengurus klaim. Foto/Ilustrasi
A A A
BOGOR - Pertanian di Kabupaten Bogor menjadi salah satu yang terdampak kekeringan. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) mengajak petani yang telah mengikuti asuransi untuk mengurus klaim.

Menteri Pertanian Syahrul (Mentan) Yasin Limpo mengatakan, pertanian harus terus berjalan dalam kondisi apa pun. "Pertanian itu harus memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia. Artinya, pangan tidak boleh bersoal, pangan tidak boleh bermasalah. Jika ada lahan yang gagal panen akibat kekeringan, segera urus klaim. Petani yang belum ikut asuransi harus segera ikut biar tidak mengalami kerugian," tuturnya.

(Baca Juga: Mentan SYL Kawal Mimpi Besar Indonesia Melalui Kalimantan Tengah )

Hal senada disampaikan Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy. “Salah satu keuntungan dari asuransi adalah memberikan ketenangan bagi para petani untuk beraktivitas. Petani tidak perlu khawatir akan gangguan seperti perubahan cuaca, banjir, kekeringan, serangan hama, dan lainnya. Karena semua itu di-cover dengan asuransi. Jika terjadi gagal panen, mereka bisa klaim dan bisa bersiap menanam lagi,” tuturnya.

Sarwo Edhy menambahkan, asuransi bisa membuat petani beraktivitas dengan tenang karena, asuransi termasuk salah satu komponen dalam manajemen usaha tani untuk mitigasi risiko bila terjadi gagal panen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved