45.000 Kontraktor Disebut Tak Kebagian Proyek Infrastruktur

Selasa, 09 Juli 2019 - 15:39 WIB
45.000 Kontraktor Disebut...
45.000 Kontraktor Disebut Tak Kebagian Proyek Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Pembangunan proyek infrastruktur secara masif dalam empat tahun terakhir menurut Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo dinilai justru tidak berdampak terhadap perusahaan dalam negeri. Padahal terang dia, seharusnya proyek-proyek infrastruktur yang lagi marak digarap menjadi peluang bagi kontraktor dalam negeri.

Lebih lanjut Bambang menerangkan, pembangunan infrastruktur malah membuat puluhan ribu perusahaan tidak mendapatkan proyek. “Kontraktor kita mati 45.000 perusahaan,” ujar Anggota Komisi V Bambang Haryo memberikan masukan dalam rapat paripurna RAPBN 2020 di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Tambah dia mengungkapkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah yang mana menelan dana lebih dari Rp400 triliun dirasa tidak maksimal. “Kami lihat infrastruktur sudah dibangun dengan anggaran sekitar Rp400 triliun lebih, angka ini lebih tinggi dari kabinet sebelumnya sekitar Rp120 triliun lebih. Tapi kami lihat hampir tidak maksimal,” paparnya.

Dia juga membeberkan banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang justru mati, meskipun pembangunan infrastrurktur dibangun begitu masif. “UKM yang berkolaborasi jadi koperasi mati 40 ribu lebih dalam tempo 3-4 tahun terakhir. Data semua ada di media dan lain-lain,” ucapnya.

Tak hanya itu, masyarakat umum ujar Bambang juga tidak merasakan dampak pembangunan infrastruktur. Misalnya swasembada pangan yang justru tidak tercapai karena irigasi kurang baik lantaran kurangnya pasokan air.

Selain itu, akses air bersih juga dinilai masih kurang dan belum berdampak. Banyak daerah yang justru tidak mendapatkan akses air minum. “Kami lihat kalau infrastruktur tidak beri perubahan ke masyarakat, DPR ingin agar bisa diperhatikan lebih lagi,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
32 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved