Aksi Indonesia Menabung, Menko Darmin Bidik Keuangan Inklusif Capai 75%

Kamis, 11 Juli 2019 - 20:10 WIB
Aksi Indonesia Menabung,...
Aksi Indonesia Menabung, Menko Darmin Bidik Keuangan Inklusif Capai 75%
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution selaku Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) menargetkan indeks keuangan inklusif tahun ini mencapai 75%. Atau meningkat pesat dibandingkan lima tahun lalu yang bermula di angka 36%.

“Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) penting, agar masyarakat aware terhadap lembaga keuangan, meyakinkan masyarakat untuk menggunakan lembaga keuangan,” ujar Menko Darmin Nasution di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Sambung dia mengatakan, terdapat 5 (lima) pilar dalam SNKI antara lain edukasi keuangan, hak properti masyarakat fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, layanan keuangan pada sektor pemerintah dan perlindungan konsumen.

“Kelima pilar SNKI ini harus ditopang oleh tiga faktor yaitu: Kebijakan dan regulasi kondusif; infrastruktur dan teknologi informasi keuangan yang mendukung, serta organisasi dan mekanisme implementasi yang efektif,” kata Menko Darmin.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Sekretariat DNKI Iskandar Simorangkir menjelaskan terdapat 5 (lima) program kerja keuangan inklusif 2019, antara lain perlindungan literasi keuangan dan perlindungan konsumen.

Ditambah perluasan pembukaan rekening, mempercepat sertifikasi hak properti masyarakat yang dapat dijadikan agunan, optimalisasi layanan agen bank; dan peningkatan layanan keuangan digital dan transaksi nontunai.

Dalam rakor yang juga dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso ini, pemerintah dan OJK turut mendorong Program Aksi Indonesia Menabung sebagai kebijakan strategis dan berdampak luas guna mendorong masyarakat untuk menabung di layanan keuangan formal.

“Dengan adanya aksi ini, kesadaran dan pemahaman masyarakat akan kegunaan dari rekening yang mereka miliki akan meningkat. Segmennya mulai dari pelajar, pemuda, petani dan nelayan, perempuan, hingga pekerja swasta,” ungkap Menko Darmin.

Menko Darmin pun menghimbau agar aksi Indonesia menabung dibuat semenarik mungkin dalam sosialisasi, edukasi, dan publikasi menggunakan materi kampanye seperti jingle, billboard, TVC, brosur, dan bentuk lain yang efektif menyasar masyarakat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kredit Pintar Dorong...
Kredit Pintar Dorong Literasi Keuangan Inklusif
Pentingnya Literasi...
Pentingnya Literasi Keuangan dalam Penegakan Hukum Sektor Keuangan
Diskusi Literasi Keuangan...
Diskusi Literasi Keuangan Inklusif Lewat Kreativitas dan Gerak
OJK Masukan Literasi...
OJK Masukan Literasi Keuangan dalam Kurikulum Pendidikan
Kemenkeu Mendorong Sektor...
Kemenkeu Mendorong Sektor Jasa Keuangan Tumbuh Berkembang
Literasi Keuangan dan...
Literasi Keuangan dan Asuransi Syariah di Indonesia
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
16 menit yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
1 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
2 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
6 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
6 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved