Perempuan Kaya Menuju Centibillionaire

Minggu, 14 Juli 2019 - 08:09 WIB
Perempuan Kaya Menuju...
Perempuan Kaya Menuju Centibillionaire
A A A
NEW YORK - Daftar orang terkaya di dunia tak melulu didominasi laki-laki. Kaum perempuan pun bisa menjelma menjadi miliuner papan atas berkat kesuksesan usahanya.

Pundi-pundi kekayaan para miliuner perempuan dunia pun diperkirakan terus membengkak seiring berkembangnya bisnis yang mereka geluti. Hal ini diperlihatkan pada survei terbaru centibillionaireyang dilakukan RS Component untuk mengukur proyeksi penambahan kekayaan para miliuner perempuan dalam beberapa tahun ke depan.

Hasilnya, pewaris tunggal miliarder asal Francis, Françoise Bettencourt Meyers, diestimasikan bakal memiliki kekayaan USD100 miliar pada 2028. Centibillionaire adalah sebutan bagi para miliarder yang kekayaannya bisa menembus angka di atas USD100 miliar.

Saat ini di dunia hanya ada tiga orang yang masuk ke dalam daftar centibillionaire. Mereka adalah pemilik kelompok usaha LVMH Bernard Arnault, pendiri Amazon.com Jeff Bezos, dan pendiri Microsoft Bill Gates.

Nama klub itu diperkenalkan oleh Bloomberg. Centibillionaire diasosiasikan sebagai klub dengan jumlah uang yang sebenarnya tidak bisa dibayangkan dimiliki oleh orang pada umumnya. Sebagian ahli menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok eksklusif.

Bezos dan Gates tercatat baru beberapa bulan terakhir memiliki kekayaan sekitar USD100 miliar setelah laju bisnisnya tidak terhentikan. Gates mencapai titik itu setelah mendapatkan tambahan kekayaan sekitar USD9,5 miliar pada 2018.

Kekayaannya saat ini mencapai sekitar USD103,4 miliar. Sementara kekayaan Bezos jauh lebih tinggi, yakni sekitar USD166,5 miliar. Kendati demikian, kasus perceraiannya dengan istrinya, MacKenzie, diperkirakan bakal menguras kekayaannya.

Kembali ke daftar centibillionaire, Meyers diprediksi menjadi perempuan pertama di dunia yang berpeluang besar menjadi centibillionaire. Kekayaan Chairman L’Oréal itu diestimasikan naik dua kali lipat dari USD53,9 miliar menjadi USD100 miliar saat dia berusia 75 tahun atau sembilan tahun dari sekarang.

Meyer merupakan satu-satunya anak perempuan Liliane Bettencourt yang meninggal pada September 2017. Seperti dilansir Forbes, dengan kepemilikan saham sebesar 33,14% di L’Oréal, Meyer menjadi perempuan terkaya di dunia pada tahun ini.

Revenue L’Oreal mencapai sekitar 26,93 miliar euro pada tahun lalu. “Pewaris L’Oreal FrancoiseBettencourt Meyers akan menjadi perempuan pertama yang memiliki kekayaan USD100 miliar,” ungkap RS Component di.

Perhitungan RS Component bukan tanpa alasan. L’Oreal juga memiliki bisnis lain, mulai dari firma farmasi Synthelabo hingga kosmetik The Body Shop. Perempuan lainnya yang diprediksi bergabung dengan Meyer dalam daftar centibillionaireialah mantan istri CEO Amazon Jeff Bezos, MacKenzie Bezos.

Pada 2034, perempuan terkaya ke-22 di dunia itu diprediksi akan memiliki kekayaan USD100 miliar. Saat ini dia memiliki kekayaan sekitar USD39,1 miliar. Gina Rinehart juga diprediksi memiliki kekayaan sekitar USD100 miliar.

Namun, Chairman Hancock Prospecting itu diestimasikan memerlukan waktu sekitar 20 tahun untuk masuk kelompok USD100 miliar. Dengan kekayaan USD15,5 miliar, Gina merupakan orang terkaya di Australia berkat perusahaan warisan ayahnya yang bergerak di bidang pertambangan.

Dalam daftar terbaru, ada tujuh perempuan lain yang memiliki potensi besar menjadi centibillionaire.

Mereka adalah Yang Huiyan dengan kekayaan bersih USD22,8 miliar, Jacqueline Mars (USD38,8 miliar), Alice Walton (USD45,4 miliar), Susanne Klatten (USD20,6 miliar), Laurene Powell Jobs (USD22,2 miliar), Iris Frontbona (USD15,5 miliar), dan Abigail Johnson (USD15,5 miliar).

Namun, Meyers menjadi satu-satunya perempuan yang secara realistis berpeluang paling besar menjadi centibillionaire. Abigail yang berusia 58 tahun disebut RS Component tidak akan meraih USD100 miliar dalam 501 tahun yang akan datang. Begitu pun dengan Frontbona, 77, yang memerlukan waktu sekitar 107 tahun.

Prancis Terbanyak
Saat ini Prancis memiliki 14 miliarder yang terdaftar di dalam Bloomberg Billionaire Index dengan kombinasi kekayaan bersih sekitar USD78 miliar. Jumlah tersebut naik sekitar 35%, terhitung sejak 31 Desember 2018.

Kenaikan tersebut dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan miliarder China (17%) dan Amerika Serikat (15%). Selain Prancis, miliarder juga bermekaran di negara Asia, dalam hal ini Thailand, Singapura, dan Jepang.

Kekayaan bersih miliarder Thailand naik sekitar 33%, Singapura 31%, dan Jepang 24%. Negara dengan dua miliarder tidak dihitung. Misal miliarder Nigeria, Aliko Dangote, yang mengalami kenaikan kekayaan sekitar 60%. (Muh Shamil)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Kampung Miliarder...
Warga Kampung Miliarder di Tuban Menyesal Jual Tanah ke Pertamina
Viral! Kampung Miliarder...
Viral! Kampung Miliarder Baru di Sleman Yogyakarta
32 Warga Kampung Miliarder...
32 Warga Kampung Miliarder Daftar Umrah
Bos Apple Tim Cook Sah...
Bos Apple Tim Cook Sah Sandang Status Miliarder
BTS Mendadak Miliarder
BTS Mendadak Miliarder
Singapura Bakal Jadi...
Singapura Bakal Jadi Negara Pencetak Miliarder Terbanyak di Asia Pasifik
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
22 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
30 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
47 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved