Ditopang Industri, Penjualan Listrik PLN Meningkat 4,31%

Rabu, 17 Juli 2019 - 16:55 WIB
Ditopang Industri, Penjualan...
Ditopang Industri, Penjualan Listrik PLN Meningkat 4,31%
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik pada semester I/2019 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Realisasi penjualan listrik pada semester I/2019 mencapai 117,32 teraWatt hour (TWh) atau naik 4,31% dibandingkan periode yang sama 2018 sebesar 112,46 TWh.

"Sepanjang tahun ini targetnya tumbuh 6,97% atau mencapai 247,3 TWh. Terhitung sampai Juni 2019 ini penjualan listrik telah mencapai 4,31%," ujar Plt Direktur Utama PLN PLN Djoko Rahardjo Abumanan di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Menurut dia pertumbuhan konsumsi listrik PLN ditunjang dari pelanggan industri. PLN mencatat total pertumbuhan pelanggan industri selama semester I/2019 sebesar 1,28% dengan penjualan mencapai 36.795 gigawatt hour (GWh). Secara total golongan pelanggan industri mempunyai kontribusi sebesar 31,36% dari total penjualan listrik PLN.

Untuk golongan industri menengah dengan daya di atas 200 kVA (I-3) mempunyai kontribusi sebesar 22% atau lebih banyak dibandingkan golongan industri lainnya. Setelah sempat mengalami pertumbuhan minus 3,8% pada Mei 2019 dibandingkan periode sebelumnya, pada Juni 2019, konsumsi listrik industri menengah mulai mengalami perbaikan. Golongan tarif industri menengah mampu mencatat pertumbuhan sebesar 6,1% pada Juni 2019 dibanding bulan sebelumnya.

Dari wilayah sebarannya, konsumsi kWh per pelanggan per hari per golongan tarif segmen industri menengah mengalami peningkatan di 18 wilayah yang tersebar di Papua dan Papua Barat, Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Sulutenggo), Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), dan Sumatra Barat.

Sementara segmen Industri yang mengalami peningkatan konsumsi listrik adalah industri plastik yang tumbuh sebesar 15,3% setelah pada bulan sebelumnya tumbuh minus 1%. Industri plastik disusul oleh pertumbuhan konsumsi industri makanan dan minuman sebesar 12,2%, industri kertas 8,9%, industri besi baja 5,7% dan industri tekstil 2,5%.

"Jadi pertumbuhan konsumsi kelompok Industri sampai Juni 2019 mencapai 1,28%. Sedangkan bulan sebelumnya, pertumbuhan sampai dengan Mei 2019, sebesar 0,56%," kata dia.

Tak sampai disitu, penjualan listrik juga ditopang dari kontribusi pelanggan runah tangga. Tercatat pada semester I/2019 pelanggan rumah tangga sebesar mencapai 50,29 TWh, tumbuh 5,95% dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar 47,51 TWh. "Pelanggan rumah tangga juga merupakan yang terbanyak yakni 67,38 juta," terangnya.

Selain itu, pertumbuhan penjualan juga ditopang dari pelanggan bisnis mencapai 3,68 juta pelanggan. Terhitung pada semester I/2019 tercatat sebesar 21,51 TWh atau naik 5,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 20,33 TWh.

Djoko mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik pada golongan tarif industri bisa lebih baik lagi jika tidak terpotong dengan adanya libur Lebaran selama 11 hari. "Jika tidak ada libur Lebaran maka konsumsi listrik I3 diperkirakan mencapai 5.084 GWh atau lebih tinggi dari Mei 2019," tandasnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID)Jawa Barat Iwan Purwana akan terus berupaya meningkatkan penjualannya di Jawa Barat. Terhitung sampai April 2019 penjualan listrik di Jabar telah mencapai 14,3 juta pelanggan.

"Penjualan PLN di Jabar sudah mengalahkan TNB (Tenaga Nasional Berhad) Malaysia yang hanya mencapai 9,3 juta pelanggan. Untuk tahun ini kita targetkan 14,7 juta pelanggan," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
Citraland City Losari,...
Citraland City Losari, Kawasan Listrik Premium Pertama di Sulawesi
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved