Usaha Galangan Minta Bunga Bank untuk Pembiayaan Kapal Single Digit

Kamis, 18 Juli 2019 - 21:30 WIB
Usaha Galangan Minta...
Usaha Galangan Minta Bunga Bank untuk Pembiayaan Kapal Single Digit
A A A
JAKARTA - Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai (IPERINDO) berharap pemerintah bisa menurunkan bunga bank untuk pembiayaan kapal di kisaran 6-7% dengan masa tenor 15 tahun. Ketua Umum IPERINDO Eddy Kurniawan Logam mengatakan, sebagai negara maritim, usaha galangan seharusnya dapat dukungan penuh.

Dia beralasan usaha galangan bisa memberikan iklim yang positif terhadap perekonomian nasional. Industri ini, jelas dia, memiliki kontribusi besar karena memanfaatkan sumber daya manusia yang banyak (padat karya) serta pendanaan yang besar (padat modal).

Galangan kapal mampu membuat satu kapal besar di kisaran tonase tertentu (tergantung pesanan) memanfaatkan komponen lokal dan impor 40% (lokal) dan 60% (impor).

"Kalau ini berjalan lancar, bukan tidak mungkin industri-industri rumahan bawahannya bisa berkembang sehingga memberikan gairah terhadap lahirnya usaha-usaha baru di sektor pembangunan kapal," ucapnya di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Selama ini, usaha galangan kapal banyak mengandalkan pembuatan kapal-kapal yang dipesan pemerintah memanfaatkan APBN. Namun sejak dua tahun silam, pesanan kapal dari pemerintah tidak lagi berjalan. Untuk menghidupkan usaha galangan, pengusaha sektor ini banyak memanfaatkan doking (reparasi) kapal. Namun belum tegasnya regulasi yang mengatur aturan soal doking juga menjadi permasalahan.

Karena itu, pihaknya meminta pemerintah dalam rangka menggairahkan pemesanan kapal-kapal di dalam negeri, IPERINDO telah berkoordinasi dengan Asosiasi Pemilik Kapal atau Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) untuk menurunkan bunga bank pada pembuatan kapal-kapal di dalam negeri. Selain bunga bank, IPERINDO juga meminta bea masuk impor untuk suku cadang pembuatan kapal di nol persen.

"Kapal-kapal itu harus dilihat sebagai infrastruktur atau jembatan, sebab ada tol laut yang mendistribusikan logistiknya. Kalau kapal sudah dilihat sebagai infrastruktur berarti anggaran untuk pembuatannya juga harus tersedia dan sebisa mungkin dialokasikan," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR Bambang Haryo mengatakan, pemerintah belum memperhatikan usaha galangan sebagai usaha nasional yang penting keberadaannya. Sedangkan program-program pemerintah banyak berkaitan dengan kemaritiman.

"Itulah salahnya, programnya banyak, misalnya tol laut, kapal perintis dan sebagainya tapi perhatiannya kurang. Ini harus terus didorong supaya usaha galangan diperhatikan," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Iperindo Optimistis...
Iperindo Optimistis Industri Galangan Kapal Nasional Mampu Hadapi Banyak Tantangan
PT DPL Berhasil Docking...
PT DPL Berhasil Docking Kapal yang ke Seribu
Dukung Pelaku Industri...
Dukung Pelaku Industri Perkapalan, Menko Airlangga Tinjau Langsung Produksi KRI Teluk Palu
Industri Galangan Kapal...
Industri Galangan Kapal Terus Menggeliat Jawab Keraguan Presiden
Miris! Pemerintah Impor...
Miris! Pemerintah Impor Kapal di Saat Usaha Galangan Lokal Sepi Proyek
Purbaya Sentil Impor...
Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
1 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
1 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
2 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
2 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved