IHSG Rontok 26,20 Poin, Bursa Asia Memburuk Jelang Negosiasi AS-China
Senin, 29 Juli 2019 - 16:21 WIB
IHSG Rontok 26,20 Poin, Bursa Asia Memburuk Jelang Negosiasi AS-China
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (29/7/2019) ditutup melemah 26,20 poin atau 0,41% ke level 6.299,04.
Sebelumnya, di awal perdagangan, IHSG dibuka rebound alias berbalik menguat 11,61 poin atau 0,18% ke level 6.336,84. Namun, tidak berselang lama dan menjelang sesi I, IHSG berbalik melemah. Hari ini, indeks diperdagangkan di kisaran 6.283,60-6.349,37.
Lima dari 10 indeks sektoral memerah, dengan empat jatuh lebih dari 1%. Koreksi besar terjadi pada konsumer -1,59%, perdagangan -1,16%, industri dasar -1,07%, dan manufaktur -1,04%.
Dari 596 saham yang diperdagangkan di bursa, 266 tertekan, 157 stabil, dan 173 menguat. Transaksi saham menggapai Rp7,33 triliun dari 16,09 miliar unit saham. Transaksi bersih asing -Rp310,53 miliar dengan aksi jual asing Rp1,91 triliun dan aksi beli asing Rp1,60 triliun.
Senada, mayoritas pasar saham Asia ditutup menurun menunggu pembicaraan dagang Amerika Serikat dan China yang dijadwalkan minggu ini. Melansir dari CNBC, investor menunggu terobosan besar dari negosiasi dua negara ekonomi besar dunia yang akan dihelat di Beijing pada minggu ini.
Sikap investor ini membuat pasar saham China ditutup bervariasi. Indeks Shanghai tergelincir 0,12% menjadi 2.941,01, sedangkan Shenzhen berakhir lebih tinggi ke level 1.574,95. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,03% menjadi 28.106,41, menyusul bentrokan baru antara demonstran dan polisi karena menolak RUU Ekstradisi.
Di Korea Selatan, Kospi turun 1,78% menjadi 2.029,48, seiring anjloknya saham pembuat chip SK Hynix sebesar 3,51%. Nikkei 225 Jepang turun 0,19% ke level 21.616,80, karena saham produsen robot Fanuc turun 1,63%. Topix juga ditutup melemah 0,19% menjadi 1.568,57. Sedangkan, ASX 200 Australia naik 0,48% menjadi 6.825,80.
Sebelumnya, di awal perdagangan, IHSG dibuka rebound alias berbalik menguat 11,61 poin atau 0,18% ke level 6.336,84. Namun, tidak berselang lama dan menjelang sesi I, IHSG berbalik melemah. Hari ini, indeks diperdagangkan di kisaran 6.283,60-6.349,37.
Lima dari 10 indeks sektoral memerah, dengan empat jatuh lebih dari 1%. Koreksi besar terjadi pada konsumer -1,59%, perdagangan -1,16%, industri dasar -1,07%, dan manufaktur -1,04%.
Dari 596 saham yang diperdagangkan di bursa, 266 tertekan, 157 stabil, dan 173 menguat. Transaksi saham menggapai Rp7,33 triliun dari 16,09 miliar unit saham. Transaksi bersih asing -Rp310,53 miliar dengan aksi jual asing Rp1,91 triliun dan aksi beli asing Rp1,60 triliun.
Senada, mayoritas pasar saham Asia ditutup menurun menunggu pembicaraan dagang Amerika Serikat dan China yang dijadwalkan minggu ini. Melansir dari CNBC, investor menunggu terobosan besar dari negosiasi dua negara ekonomi besar dunia yang akan dihelat di Beijing pada minggu ini.
Sikap investor ini membuat pasar saham China ditutup bervariasi. Indeks Shanghai tergelincir 0,12% menjadi 2.941,01, sedangkan Shenzhen berakhir lebih tinggi ke level 1.574,95. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,03% menjadi 28.106,41, menyusul bentrokan baru antara demonstran dan polisi karena menolak RUU Ekstradisi.
Di Korea Selatan, Kospi turun 1,78% menjadi 2.029,48, seiring anjloknya saham pembuat chip SK Hynix sebesar 3,51%. Nikkei 225 Jepang turun 0,19% ke level 21.616,80, karena saham produsen robot Fanuc turun 1,63%. Topix juga ditutup melemah 0,19% menjadi 1.568,57. Sedangkan, ASX 200 Australia naik 0,48% menjadi 6.825,80.
(ven)
Lihat Juga :