Diduga Ada Cornering, OJK Dinilai Perlu Awasi Saham Garuda Indonesia

Selasa, 30 Juli 2019 - 19:35 WIB
Diduga Ada Cornering,...
Diduga Ada Cornering, OJK Dinilai Perlu Awasi Saham Garuda Indonesia
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai perlu melakukan investigasi saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terkait adanya dugaan upaya penguasaan atas perusahaan dengan cara cornering. Seperti diketahui kinerja Garuda Indonesia belakangan menjadi sorotan setelah mempermanis laporan keuangan hingga berbuntut sanksi.

"Pemberitaan negatif atas Garuda Indonesia, menutup seluruh pencapaiaan positif perseroan pada 2019. Kondisi ini diikuti aksi jual investor ritel, tapi diikuti kenaikan signifikan porsi pemegang saham tertentu. Akhirnya, wajar apabila muncul hipotesis adanya upaya cornering. Tujuannya yaitu mengumpulkan saham diharga murah dengan tujuan hostile take over atau penguasaan atas perusahaan," ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR, Fraksi Partai Golkar Dito Ganinduto di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Lebih lanjut menurutnya apabila melihat secara logika, saham perusahaan yang bermasalah pasti akan ditinggalkan oleh pemegang saham, seperti yang dilakukan investor ritel Garuda Indonesia. Tapi ternyata justru diserap oleh pemegang saham lain. "Pihak OJK punya kemampuan dan kewenangan untuk melihat pihak-pihak yang melakukan praktik “nakal” ini," paparnya.

Dito menerangkan, pihak OJK perlu memberikan shock terapi terhadap upaya penguasaan dan mencari untung dengan tidak wajar pada perusahaan pelat merah. Hal ini terang dia untuk mengantisipasi adanya upaya merekayasa dari pihak tertentu.

"Takutnya kalau tidak dilakukan shock terapi atau investigasi, maka akan muncul dugaan adanya upaya cornering dari pihak tertentu. Mengumpulkan saham Garuda Indonesia saat harganya sedang jatuh untuk tujuan atau kepentingan hostile take over saham Garuda," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Para Investor Pemula?...
Para Investor Pemula? Simak Tips Memilih Saham Berikut Ini
ERAA Bagikan Dividen...
ERAA Bagikan Dividen Tahun Buku 2021 Rp362,48 Miliar
IPO Menjadi Pintu Masuk...
IPO Menjadi Pintu Masuk Lambungkan Kekayaan Miliarder Dunia
Majoris Asset Management...
Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund Luncurkan Wakaf Saham Istiqlal
Sekolah Pasar Modal...
Sekolah Pasar Modal untuk Edukasi Investasi Saham Timnas Indonesia U-20
FOREXimf Bermitra dengan...
FOREXimf Bermitra dengan Rizki Aditama agar Trader Indonesia Lebih Cerdas
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
6 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
7 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
8 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
9 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved