Mulai Agustus, Pelni Jual Tiket Sesuai Kapasitas Bed Kapal

Rabu, 31 Juli 2019 - 17:55 WIB
Mulai Agustus, Pelni...
Mulai Agustus, Pelni Jual Tiket Sesuai Kapasitas Bed Kapal
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni akan menerapkan penegakan aturan penjualan tiket sesuai kapasitas seat/bed di kapal mulai Kamis 1 Agustus 2019. Kebijakan pengaturan penjualan satu tiket satu tempat tidur atau one man one seat/bed tersebut telah disosialisasikan lebih dari 4 minggu sebelumnya.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, kebijakan tersebut berlaku mulai besok di seluruh kapal pengangkut penumpang berdasarkan bed terpasang kapal. Pihaknya mengharapkan pengertian dan toleransi penumpang mengenai penerapan kebijakan tersebut.
"Insyaallah kami sudah siap menerapkan kebijakan untuk perbaikan layanan di kapal. Tidak ada lagi penumpang berlebih, semua konsumen mendapatkan bed," ucap Yahya Kuncoro di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Sejak angkutan Lebaran 1440 H berakhir, Pelni telah melakukan sosialisasi kebijakan pemberlakuan pelayanan satu tiket untuk satu orang penumpang atau tidak menjual tiket non-seat.

Kebijakan penjualan tiket non seat menimbulkan permasalahan bagi pelanggan karena penumpang non-seat menempati lorong-lorong akses pelayanan. "Penjualan tiket berjalan lancar dan aman. Penumpang yang tidak mendapatkan tiket pada hari yang diinginkan, tidak memaksakan diri. Umumnya mereka langsung pesan untuk pemberangkatan berikutnya atau menggunakan kapal lain yang satu jurusan," tutur Yahya.

Pelayanan tiket Pelni pun sudah bisa melalui online. Pesan tiket melalui aplikasi dan mencetak tiket dapat dilakukan saat akan berangkat di pelabuhan keberangkatan.

"Penumpang cukup pesan tiket via HP, bayar pakai ATM/atau internet banking, dapat kode booking dan print tiket saat akan berangkat di pelabuhan. Tidak usah di-print di kantor cabang, cukup di pelabuhan keberangkatan. Kami ingin penumpang tidak repot," paparnya.

Pelni juga memperbaiki tampilan kapalnya diantaranya fasilitas toilet, tempat sampah, vinil, restoran, dinding serta penanda di kapal yang dipermak mengikuti tren terkini. "Kapal sebagai sarana pelayanan tampilanya kami bikin keren agar penumpang lebih dapat menikmati pelayaran bersama Pelni," imbuhnya.

Pelni saat ini mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 33.608 pax atau seat per hari. Selain itu Pelni juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari.

"Kepada masyarakat, khususnya pengguna kapal Pelni kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemberlakuan penjualan tiket sesuai kapasitas bed di kapal," pungkas Yahya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mudik Gratis Pelni Siapkan...
Mudik Gratis Pelni Siapkan 500 Tiket Kapal Gratis, Catat Rute dan Cara Daftarnya
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Masuki New Normal, Pelni...
Masuki New Normal, Pelni Kembali Buka Penjualan Tiket Kapal Laut di Belawan
Mudik Boleh Aja Dilarang,...
Mudik Boleh Aja Dilarang, Pelni Tetap Siapkan 26 Armada dan 46 Trayek Kapal Perintis
Beri Perlindungan ke...
Beri Perlindungan ke Penumpang Kapal, Pelni Gandeng Asuransi Aspan
Berita Terkini
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
8 menit yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
1 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
10 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
10 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
10 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
10 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved