Listrik Padam Massal Rugikan Konsumen dan Industri

Minggu, 04 Agustus 2019 - 20:44 WIB
Listrik Padam Massal...
Listrik Padam Massal Rugikan Konsumen dan Industri
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta PLN bertanggung jawab atas pemadaman listrik massal yang terjadi hari ini, Minggu (4/8/2019).

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, dengan pemadaman listrik hingga rata-rata 6 jam tersebut mengakibatkan kerugian khususnya bagi masyarakat dan industri. Sebab itu, pihaknya meminta PLN memberikan kompensasi atas kejadian tersebut.

“PLN sudah semestinya memberikan kompensasi pada konsumen. Bukan hanya merugikan konsumen residensial saja tetapi juga pelaku usaha,” ujarnya di Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Tulus mendesak PLN memperbaiki kualitas pasokan daya listriknya, tidak hanya fokus pada kuantitas saja.

“PLN harus meningkatkan keandalan pembangkit dan infrastruktur pendukung lainnya, seperti transmisi, gardu induk, gardu distribusi,” kata dia.

Pengamat energi dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGM) Fahmy Radhi menilai, kerusakan transmisi yang terjadi di beberapa tempat secara bersamaan merupakan black out accident atau kecelakaan pemadaman yang tidak terkontrol oleh manajemen.

Menurut dia, dampak tersebut sangat merugikan bagi konsumen. Bahkan, menimbulkan kerugian ekonomi bagi konsumen industri, utamanya UMKM yang tidak memiliki genset memadai.

“Kalau sebelumnya PLN sudah dapat mencapai tingkat pemadaman mencapai hampir nol persen, kejadian ini memperpuruk capaian kinerja PLN,” cetusnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Kementerian BUMN memperbaiki manajemen PLN. Menurut dia seringnya pergantian direksi yang dilakukan oleh Kementerian BUMN akan mengganggu kinerja PLN.

“Menteri BUMN harus segera menetapkan Dirut PLN definitif dalam waktu dekat ini. Agar strategic corporation dan operational decisions dapat diputuskan secara tepat dan cepat,” tandasnya.

Sebelumnya, PLN dalam keterangan resminya memohon maaf atas pemadaman yang terjadi akibat gangguan yang terjadi pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

Gangguan ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

Dampaknya, aliran listrik di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami pemadaman.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengembangan SPKLU yang...
Pengembangan SPKLU yang Masif Mendorong Masyarakat Menggunakan Kendaraan Listrik
Pemulihan Listrik Aceh...
Pemulihan Listrik Aceh Terbilang Cepat Meski Infrastruktur Rusak Parah dan Akses Sulit
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Pembangkit Hidro Jadi...
Pembangkit Hidro Jadi Andalan Indonesia Wujudkan Energi Bersih
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
PLN Resmi Akuisisi Saham...
PLN Resmi Akuisisi Saham Pengelola Pembangkit Listrik di Blok Rokan
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
4 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
4 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
4 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
4 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
5 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved