Jaringan Supermarket Asal Inggris Tesco Akan Pangkas 4.500 Pegawai

Selasa, 06 Agustus 2019 - 15:26 WIB
Jaringan Supermarket...
Jaringan Supermarket Asal Inggris Tesco Akan Pangkas 4.500 Pegawai
A A A
LONDON - Raksasa supermarket yang berpusat di Inggris, yakni Tesco mengatakan bakal melakukan pengurangan 4.500 staf dari 153 jaringan toko Tesco Metro untuk menjadi bagian dari rencana penghematan biaya terbaru. Toko bahan makan terbesar di Inggris itu menerangkan, perubahan cara toko beroperasi akan "melayani pembeli lebih baik" dan membantu "menjalankan bisnis berkelanjutan".

Dikatakan bahwa toko-toko beroperasi dalam lingkungan ritel yang semakin kompetitif dan menantang. Bos Tesco Jason Tarry mengutarakan, perusahaan tidak menganggap enteng keputusan pengurangan tenaga kerja ini. Pihak perusahaan mengatakan, format Metro pada awalnya dirancang untuk toko-toko besar, mingguan, tetapi sekarang hampir 70% pelanggan menggunakannya sebagai toserba, membeli makanan untuk harian.

Tesco, yang mempekerjakan sekitar 340.000 pekarja di Inggris dan Republik Irlandia, mengatakan bahwa perubahan toko saat ini termasuk: cara-cara mengisi rak yang lebih cepat dan sederhana, dengan lebih sedikit produk yang disimpan di gudang dan lebih banyak stok langsung ke toko. Lalu staf bekerja "lebih fleksibel" di seluruh toko untuk meningkatkan layanan pelanggan pada waktu tersibuk dan di area yang tepat.

Hal tersebut diterangkan membuat struktur manajemen "lebih ramping". "Dalam lingkungan ritel yang menantang dan terus berkembang, dengan tekanan biaya yang meningkat. Kami harus terus meninjau cara kami menjalankan toko, untuk memastikan kami mencerminkan cara pelanggan berbelanja dan melakukannya dengan cara yang paling efisien," tambah Tarry.

Toko-toko Tesco Metro berukuran antara superstor Tesco dan toko-toko Tesco Express. Mereka pertama kali dibuka pada tahun 1994. Ini juga membuat beberapa perubahan di 134 dari 1.750 toko Ekspres, di mana pelanggan lebih dekat. Perubahan di toko-toko tersebut akan mencakup "sedikit pengurangan jam buka selama periode perdagangan yang lebih tenang di awal dan akhir hari, dan menyederhanakan rutinitas saham".

Tesco berada di tengah-tengah upaya untuk menghemat 1,5 miliar poundsterling karena persaingan antara supermarket yang semakin intensif. Itu terjadi ketika anggaran rival mereka yakni Aldi dan Lidl terus menekan empat supermarket besar. Pada Januari, Tesco mengumumkan akan menutup 90 toko sebagai bagian dari rencana penghematan biaya yang lebih luas yang akan memengaruhi 9.000 staf.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prospek Ekonomi Cerah,...
Prospek Ekonomi Cerah, Raksasa Supermarket Australia Gabung ke Crown Group
Pelatih Newcastle: Supermarket...
Pelatih Newcastle: Supermarket dan SPBU Lebih Bahaya dari Sepak Bola
Serunya Belanja di Supermarket...
Serunya Belanja di Supermarket Serba Ada yang Terintegrasi dengan Stasiun LRT
Lawson Indonesia Luncurkan...
Lawson Indonesia Luncurkan Aplikasi MyLawson, Hadirkan Keuntungan Eksklusif
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Layanan E-Groceries...
Layanan E-Groceries Jadi Tren Baru di 2023, Ini Faktanya
Berita Terkini
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
10 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
45 menit yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved