Sri Mulyani: Reputasi Pemerintah Kunci Aliran Investasi Tetap Deras

Rabu, 07 Agustus 2019 - 10:09 WIB
Sri Mulyani: Reputasi...
Sri Mulyani: Reputasi Pemerintah Kunci Aliran Investasi Tetap Deras
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, reputasi pemerintah menjadi kunci untuk membuat aliran modal asing yang masuk ke Tanah Air tetap deras. Lebih lanjut Ia menegaskan, bakal terus menarik investasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Namun modal kondisi ekonomi tidak akan banyak berguna bila Pemerintah gagal memberikan kerangka kebijakan dan menyediakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi para investor. Reputasi Pemerintah menjadi kunci kepercayaan untuk menarik aliran modal ke Indonesia sehingga dapat mengurangi defisit transaksi berjalan," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Sambung dia menambahkan, dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur, potensi keterlibatan swasta atau yang dikenal dengan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) masih sangat besar.

"Oleh karena itu dengan kondisi ekonomi yang kondusif saat ini, Indonesia harus mampu mengoptimalkan untuk menarik pihak swasta baik dari dalam maupun luar negeri dalam membiayai pembangunan infrastruktur," jelasnya.

Diterangkan olehnya ndonesia sebagai middle income country dengan pertumbuhan di atas 5%, ekonominya stabil, dan kebutuhan infrastruktur besar dapat menjadi daya tarik yang luar biasa bagi seluruh dunia.

"Mereka ingin masuk ke Indonesia. Para ASN Kementerian PUPR diharapkan mampu berpikir inovatif, kreatif dan out of the box dalam melakukan terobosan-terobosan sehingga mampu menarik para investor swasta. Namun hal tersebut harus tetap dalam koridor good governance dan peraturan yang berlaku. Jangan sampai terjadi tindakan fraud yang dapat mencederai reputasi Indonesia dan berakibat pada terhambatnya pembangunan di Indonesia," tandasnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebutuhan Pembiayaan...
Kebutuhan Pembiayaan Utang Tahun Ini Capai Rp1.439 Triliun
PIP Kemenkeu Targetkan...
PIP Kemenkeu Targetkan Pembiayaan Ultra Mikro 2,2 Juta Debitur di 2023
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Pembiayaan Utang RI Capai Rp421 Triliun
Pemerintah Tarik Utang...
Pemerintah Tarik Utang Rp104,7 Triliun per Maret 2024
Indonesia Berguru pada...
Indonesia Berguru pada Amerika Cara Menjaring Duit Partikelir
Mengenal 3 Pilar Investasi...
Mengenal 3 Pilar Investasi dalam BP Danantara
Berita Terkini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
28 menit yang lalu
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
45 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
1 jam yang lalu
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
2 jam yang lalu
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
3 jam yang lalu
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved