Perbaiki Rasio ICOR, Pemerintah Akan Fokus pada Pendidikan

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 12:01 WIB
Perbaiki Rasio ICOR,...
Perbaiki Rasio ICOR, Pemerintah Akan Fokus pada Pendidikan
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah fokus memperbaiki efisiensi pembentukan output investasi yang diukur melalui Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Dimana saat ini ICOR Indonesia tercatat berada di level 6,3%.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, tingginya rasio ICOR disebabkan output yang dihasilkan investasi jauh lebih rendah dibandingkan inputnya. Hal ini ia sebut diakibatkan kondisi fundamental perekonomian yang masih mengalami tantangan.

"Untuk Indonesia berbagai faktor fundamental yang mempengaruhi ICOR adalah sumber daya manusia (SDM). Jumlah labour force besar karena demografi masih muda tapi terkendala masalah pendidikan relatif rendah dan skill terbatas," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Oleh karenanya, untuk mengatasi hal tersebut pemerintah dipastikan akan memfokuskan pembiayaan pendidikan melalui APBN. Fokus ini terefleksikan dengan dianggarkannya 20% porsi APBN untuk pendidikan, atau setara dengan Rp495 triliun.

Meskipun demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengakui pemerintah masih menghadapi beberapa tantangan memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut. Salah satunya ialah sistem pendidikan yang masih terdesentralisasi antardaerah.

"Bagaimana menyinkronkan kewenangan daerah dengan kualitas yang harus relatif seragam. Kualitas pengelolaan sekolah, biaya operasi sekolah, dan lainnya," tuturnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, , pemerintah dinilai perlu segera menyelesaikan permasalahan mengenai sistem pendidikan ini. Sebab, menurutnya meski anggaran pendidikan selalu difokuskan dalam APBN, namun hasilnya belum terlalu terlihat. "Sekarang hampir 10 tahun adopsi 20% anggaran pendidikan APBN. Tapi hasilnya tidak besar," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kunci Penting bagi SDM...
Kunci Penting bagi SDM Perbankan Hadapi Tantangan di Era Digital
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Lima Hal Penting Management...
Lima Hal Penting Management Skills yang Harus Dimiliki
Forum Alumni Dinilai...
Forum Alumni Dinilai Bisa Jadi Wadah untuk Siapkan SDM Profesional
Yili Komitmen Ciptakan...
Yili Komitmen Ciptakan Lingkungan Kerja Produktif dan Berdayakan SDM Unggul Berkelanjutan
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved