PLB e-commerce Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

Rabu, 14 Agustus 2019 - 13:32 WIB
PLB e-commerce Pertama...
PLB e-commerce Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan
A A A
JAKARTA - Pusat Logistik Berikat e-commerce pertama di Indonesia secara resmi diluncurkan pekan lalu. PT Uniair Indotama Cargo merupakan perusahaan yang terletak di wilayah Sunter, Jakarta Utara dan memiliki gudang PLB di kawasan Marunda Center yang mendapatkan fasilitas tersebut.

Diungkapkan oleh Lisa Juliawati, Presiden Direktur PT Uniair Indotama Cargo, bahwa “Melalui PLB E-Commerce ini, PT Uniair Indotama Cargo mempunyai visi misi membantu UKM/IKM dalam memasarkan barangnya sehingga dikenal di dunia internasional,” ungkap Lisa.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Decy Arifinsjah mengungkapkan bahwa Bea Cukai akan terus menjadi partner bagi perusahaan. Selain itu, Bea Cukai akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar terus dapat berkembang bersama dengan kemajuan teknologi. “Kami akan terus menjalin dengan administrasi kepabeanan di seluruh dunia, instansi pemerintahan lainnya, dan para pelaku usaha sekaligus sebagai implementasi fungsi trade facilitator dan industrial assistance,” ungkap Decy.

Decy juga menyampaikan bahwa dengan kaitannya dengan Customs sebagai partnership dengan pelaku usaha, mengharapkan adanya kerjasama yang mendukung Bea Cukai makin baik serta Indonesia menjadi lebih baik. Decy juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan, selain mendapatkan fasilitas PLB E-Commerce, juga telah mendapatkan sertifikasi AEO di bidang PLB, yang berarti perusahaan ini diakui dan dikenal di 183 negara anggota WCO (World Customs Organization).

Masih dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Bea Cukai Marunda, Sehat Yulianto juga mengungkapkan sederet manfaat dari fasilitas PLB. “PLB E-Commerce memiliki banyak sekali keuntungan. Bagi pengusaha, kewajiban membayar Bea Masuk dan Pajak ditangguhkan sampai barang dijual dalam daerah pabean, yang berarti dapat membantu cashflow perusahaan atau bahkan bisa tidak membayar kewajiban sama sekali jika barang tersebut diekspor kembali. Keuntungan bagi konsumen, karena barang dapat ditimbun di PLB terlebih dahulu, barang akan lebih cepat sampai ke konsumen setelah transaksi dilakukan. Dan yang terakhir bagi pemerintah, perusahaan akan lebih mendapatkan trust dari Bea Cukai dan pada saat bersamaan berkontribusi terhadap penerimaan negara”, ujar Sehat.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
8 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
8 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
9 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
9 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved