Program Magang Bersertifikat, Pupuk Indonesia Gandeng 20 Perguruan Tinggi

Kamis, 15 Agustus 2019 - 01:15 WIB
Program Magang Bersertifikat,...
Program Magang Bersertifikat, Pupuk Indonesia Gandeng 20 Perguruan Tinggi
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) memiliki fokus dan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kompetensi anak bangsa demi teciptanya SDM yang unggul. Salah satu wujud komitmen tersebut yakni melalui pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang telah dimulai sejak awal 2019.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur SDM dan Tata Kelola Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Winardi, dalam acara penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dengan 20 universitas/institusi pendidikan Indonesia tentang penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, magang dan pengembangan Sumber Daya Manusia, pada 14 Agustus 2019 di Kantor Pusat PT Pupuk Indonesia.

Ke-20 universitas/institusi pendidikan dimaksud yakni Institut Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Malang, Universitas Bina Nusantara, Politeknik Jambi, Politeknik Negeri Banyuwangi, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Negeri Semarang, Universitas Proklamasi 45, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi London School Public Relations (LSPR).

Selanjutnya adalah Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Pertamina, Universitas Malikussaleh, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, Universitas Trisakti, Universitas Pancasila, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Al Azhar Indonesia, STMIK Nusa Mandiri, Politeknik Negeri Jakarta, dan Universitas Gadjah Mada.

Winardi mengatakan, momentum penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi penting dikarenakan sebagai dasar dalam pelaksanaan PMMB serta menjadi langkah nyata link and match kurikulum PTN & PTS dengan kebutuhan industri.

"Program magang bersertifikat ini adalah implementasi bagi pengelola dan praktisi manajemen human capital di lingkungan BUMN untuk meningkatkan kompetensi anak bangsa yang unggul dan berdaya saing global," kata dia, Rabu (14/8/2019).

Penandatanganan kerja sama ini juga sekaligus menjadi momentum penutupan PMMB batch 1 periode Februari-Juli 2019 dan pembukaan PMMB batch 2 periode Agustus 2019-Januari 2020.

Adapun, pada batch 1, program PMMB di Pupuk Indonesia Grup telah dilaksanakan dengan peserta sebanyak 155 mahasiswa dari berbagai Universitas. Pada batch 2, akan diikuti oleh 141 mahasiswa dari 132 perguruan tinggi. Para peserta akan menjalani program magang di PT Pupuk Indonesia dan di enam anak usaha antara lain PT Pupuk KalimantanTimur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Kujang, PT Pusri Palembang dan PT Rekayasa Industri.

Winardi menerangkan, program magang mahasiswa bersertifikat dibagi menjadi dua jenis pelaksanaan. Pertama, magang bersertifikat kompetensi dimana mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan kompetensi bidang (posisi) yang menjadi persyaratan untuk menduduki posisi tsb selama enam bulan.

Peserta magang akan melaksanakan uji kompetensi sesuai dengan kompetensi bidang pada akhir masa pemagangan yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi profesi nasional.

Kedua, magang bersertifikat industri, yakni mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan project yang diberikan oleh pihak industri selama enam bulan.

Peserta magang dinyatakan selesai mengikuti pemagangan setelah menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang telah di tentukan, untuk kemudian di akui oleh pihak industri dengan mengeluarkan sertifikat industri.

"Kami berharap program PMMB ini akan menambah wawasan baru serta peningkatan kompetensi bagi mahasiswa. Sehingga dapat menghasilkan prestasi yang baik di masa yang akan datang," tutupnya.

Secara total, program PMMB telah dilaksanakan oleh 121 BUMN dan telah menyerap 6113 mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia. Kementerian BUMN pun menargetkan dapat menyerap 21.000 mahasiswa pada 2020 mendatang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ajang Menyemai Talenta...
Ajang Menyemai Talenta Digital BUMN di Perguruan Tinggi
Berikan Kesempatan Mahasiswa...
Berikan Kesempatan Mahasiswa Bekerja di Luar Negeri, USNI Gandeng YOU-I Japan
Perguruan Tinggi Vokasi...
Perguruan Tinggi Vokasi Bukan Perguruan Tinggi Kelas Dua
Perguruan Tinggi Indonesia-Ethiopia...
Perguruan Tinggi Indonesia-Ethiopia Tingkatkan Kerja Sama
Aksi Dosen dari 35 PTN...
Aksi Dosen dari 35 PTN Baru Tuntut Status Kepegawaian
15 Universitas Terbaik...
15 Universitas Terbaik di Indonesia Berdasarkan EduRank 2023
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved