Ekonom Sebut Kualitas SDM Indonesia Masih Kalah dari Vietnam
Kamis, 15 Agustus 2019 - 22:11 WIB
Ekonom Sebut Kualitas SDM Indonesia Masih Kalah dari Vietnam
A
A
A
JAKARTA - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dinilai masih belum optimal, dimana kualitasnya masih kalah dari Vietnam. Padahal menurut Ekonom Bhima Yudisthira, anggaran pengembangan SDM yang disiapkan Indonesia cukup besar setelah pemerintah mengalihkan fokus pembangunan dari infrastruktur ke SDM.
"Kualitas sumber daya manusia saat ini masih tertinggal. Kita mencoba melihat kemampuan matematika dan sains, jauh tertinggal dibandingkan negara lainnya. Posisi Indonesia bontot dan jauh dan Vietnam," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (15/8/2019).
Lebih lanjut Ia mengungkapkan, padahal besaran anggaran kualitas SDM yang diberikan pemerintah Indonesia sama anggaranya dengan Vietnam. Namun, SDM Vietnam sudah mulai maju. Tercatat alokasi untuk sektor pendidikan dalam APBN 2019 mencapai sebesar Rp492,555 triliun.
"Selain masih tertinggal, kualitas dan pemerataaan tenaga kerja juga kurang, padahal anggaran kita sama dengan Vietnam tapi malah tertinggal, " jelasnya.
Dia pun menyarankan agar pemerintah bisa memperbaki kualitas pengajar serta infrastruktur, ditambah menggandeng pihak swasta dan BUMN agar membantu peningkatan kualitas SDM. "Kualitas pengajar, infrastruktur sekolahnya, sarana dan prasarana serta menggandeng swasta dan BUMN untuk membangun program yang sama dioptimalkan skill matchnya," terang dia.
"Kualitas sumber daya manusia saat ini masih tertinggal. Kita mencoba melihat kemampuan matematika dan sains, jauh tertinggal dibandingkan negara lainnya. Posisi Indonesia bontot dan jauh dan Vietnam," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (15/8/2019).
Lebih lanjut Ia mengungkapkan, padahal besaran anggaran kualitas SDM yang diberikan pemerintah Indonesia sama anggaranya dengan Vietnam. Namun, SDM Vietnam sudah mulai maju. Tercatat alokasi untuk sektor pendidikan dalam APBN 2019 mencapai sebesar Rp492,555 triliun.
"Selain masih tertinggal, kualitas dan pemerataaan tenaga kerja juga kurang, padahal anggaran kita sama dengan Vietnam tapi malah tertinggal, " jelasnya.
Dia pun menyarankan agar pemerintah bisa memperbaki kualitas pengajar serta infrastruktur, ditambah menggandeng pihak swasta dan BUMN agar membantu peningkatan kualitas SDM. "Kualitas pengajar, infrastruktur sekolahnya, sarana dan prasarana serta menggandeng swasta dan BUMN untuk membangun program yang sama dioptimalkan skill matchnya," terang dia.
(akr)
Lihat Juga :