Menko Luhut Minta Antisipasi Eskalasi Perang Dagang AS-China

Senin, 26 Agustus 2019 - 17:27 WIB
Menko Luhut Minta Antisipasi...
Menko Luhut Minta Antisipasi Eskalasi Perang Dagang AS-China
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan meminta, untuk mengantisipasi eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang terus meningkat dan telah mengancam perekonomian global diambang resesi. Belakangan seperti diketahui, kedua negara dengan ekonomi terbesar dunia itu saling mengancam menerapkan tarif tinggi terhadap produk impor satu sama lain.

Meski begitu Menko Luhut menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi kondisi eksternal yang penuh ketidakpastian. Ia menyebut berbagai program pemerintah di bidang ekonomi mengalami peningkatan dan berdampak positif bagi negara, antara lain hilirisasi nikel dan peningkatan nilai tambah Crude Palm Oil (CPO), karet, bauksit dan lain sebagainya.

“Fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat dalam menghadapi ancaman tersebut, karena masih mampu tumbuh di atas 5%, inflasi yang terkendali, dan angka kemiskinan serta gini ratio yang terus turun. Pemerintah tetap waspada dan telah menyiapkan langkah-langkah taktis jika perekonomian global memburuk,” papar Luhut di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Lebih lanjut Luhut mengungkapkan, beberapa contoh upaya peningkatan nilai tambah yang sudah dilakukan adalah hilirisasi nikel menjadi stainless steel dan komponen lithium battery, yang telah berdampak kepada peningkatan ekspor, penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan penerimaan pajak, serta transfer teknologi. "Upaya peningkatan nilai tambah ini akan diperluas kepada CPO, karet, bauksit, batubara dan lain-lain,” sambungnya.

Menurutnya salah satu langkah terbaik adalah menarik investasi guna mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam di Indonesia. "Langkah-langkah menarik Investasi sudah dilakukan melalui percepatan perizinan dan pemberian insentif," jelasnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
31 menit yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
48 menit yang lalu
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliar
50 menit yang lalu
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
1 jam yang lalu
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
2 jam yang lalu
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved