Perluas Digitalisasi Hulu-Hilir, Pertamina Incar Potensi Rp5 Triliun

Kamis, 29 Agustus 2019 - 18:39 WIB
Perluas Digitalisasi...
Perluas Digitalisasi Hulu-Hilir, Pertamina Incar Potensi Rp5 Triliun
A A A
JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan layanan eksternal dan internal, PT Pertamina (Persero) terus memperluas transformasi digitalisasi pada tahun ini ke sejumlah proses bisnis yang lebih luas, mulai dari hulu hingga hilir.

Setidaknya ada enam program utama digitalisasi yang diusung perusahaan, yang berpotensi mendatangkan nilai hingga Rp3-5 triliun per tahun.

Keenam program itu adalah Loyalty Program, Digital Refinery, Knowlegde Management & Best Practice in Upstream, Digital Procurement, Digitalisasi Korporat dan Digitalisasi SPBU & Terminal BBM.

Di sektor hulu, Pertamina telah melakukan transformasi digital dengan membangun Upstream Cloud dan Big Data Analytic, sebagai bagian dari optimasi penggunaan aplikasi Petrotechnical yang tersentralisasi dan terintegrasi.

Sementara di pengolahan, perseroan tengah menyiapkan predictive maintenance yang terintegrasi melalui adopsi advanced analytics, sehingga meminimalisir terjadinya unplanned shutdown.

Di hilir, Pertamina terus melanjutkan program utamanya yakni digitalisasi SPBU & Terminal BBM, sehingga bisa memonitor ketahanan stok dan distribusi BBM secara nasional.

Selain itu, dalam proses pengadaan barang dan jasa, Pertamina juga menerapkan Digital Procurement yang diprediksi memberikan kontribusi efisiensi terbesar, yaitu sekitar Rp1,5-2 triliun per tahun.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, program ini merupakan upaya Pertamina untuk menjawab tantangan bisnis di masa mendatang dan ini adalah cara Pertamina untuk ikut beradaptasi.

"Tujuan utama transformasi digital ini adalah untuk meningkatkan layanan Pertamina baik untuk customer ataupun proses bisnis internal. Apalagi kami memiliki ribuan SPBU dan agen LPG yang jika tidak diatur secara digital tentu akan sulit. Namun untuk pelaksanaannya, kami sadar bahwa kami harus bekerjasama dengan partner yang sudah berpengalaman. Karena itu, kami akan masuk ke dalam ekosistem tersebut," ujarnya saat memberikan sambutan pada pembukaan Pertamina Digital Expo 2019 di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Rangkaian Pertamina Digital Expo 2019 diikuti oleh lebih dari 3.000 orang, baik dari dalam maupun luar negeri.

Selain karyawan Pertamina Group, para peserta juga berasal dari perusahaan dan praktisi teknologi digital, industri migas, serta para pakar dan praktisi di bidang IT.

Berbagai acara Pertamina Digital Expo yang digelar pada 29–30 Agustus 2019 ini, antara lain eSport Competition, Pertamina Energy Hackathon, Digital Mass Training, Digitalk bertema bisnis, dan pameran.

Pertamina eSport Competition 2.0 merupakan kompetisi yang mengedepankan kelincahan dan kolaborasi sebagai implementasi dari budaya digital. Kegiatan ini diikuti 1.507 pekerja pendaftar dari 18 entitas bisnis Pertamina, dimana babak penyisihan dilakukan dari gawai masing-masing peserta di luar jam kerja dan saat ini memasuki tahap grand final yang akan diikuti sekitar 60 Pekerja yang sekaligus Atlit eSport Pertamina

Pertamina Energy Hackathon 2.0 adalah sebuah ajang ajakan kepada seluruh pengembang berbakat dan terbaik Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkini di industri energi Indonesia melalui adopsi teknologi seperti Mobile Apps, Oculus/VR, Artificial Intelligence (AI), IoT, dll yang telah diikuti oleh 268 tim (847 orang) dari 64 Kota.

Kegiatan Pertamina Digital Expo 2019, imbuh Nicke, bertujuan memperkuat kesadaran transformasi digital, meningkatkan kepemilikan bisnis terhadap tema-tema utama transformasi digital, serta membangun kapasitas dan pengetahuan digital sebagai fokus implementasi budaya digital.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved