IHSG Diprediksi Melemah, Cermati 7 Saham Ini
Selasa, 03 September 2019 - 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Melemah, Cermati 7 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa ini diramal kembali terkoreksi. Senin kemarin, ditutup melemah 37,92 poin atau 0,60% ke level 6.290,55.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif.
"Meskipun demikian, terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. APLN
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 186-189, dengan target harga secara bertahap di level 194 and 202. Support: 180.
2. ASRI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 304-312, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370 dan 404. Support: 304, 296 dan 288.
3. AUTO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1320-1340, dengan target harga secara bertahap di level 1360, 1390 dan 1425. Support: 1320 dan 1300.
4. BNLI
Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada level 950-960, dengan target harga secara bertahap di level 990, 1085 dan 1180. Support: 950 dan 915.
5. HMSP
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 2570-2640, dengan target harga di level 2840. Support: 2550.
6. MEDC
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 715-735, dengan target harga secara bertahap di level 745, 755 dan 790. Support: 710 dan 700.
7. RALS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1200-1210, dengan target harga secara bertahap di level 1225, 1265 dan 1355. Support: 1160.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif.
"Meskipun demikian, terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. APLN
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 186-189, dengan target harga secara bertahap di level 194 and 202. Support: 180.
2. ASRI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 304-312, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370 dan 404. Support: 304, 296 dan 288.
3. AUTO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1320-1340, dengan target harga secara bertahap di level 1360, 1390 dan 1425. Support: 1320 dan 1300.
4. BNLI
Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada level 950-960, dengan target harga secara bertahap di level 990, 1085 dan 1180. Support: 950 dan 915.
5. HMSP
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 2570-2640, dengan target harga di level 2840. Support: 2550.
6. MEDC
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 715-735, dengan target harga secara bertahap di level 745, 755 dan 790. Support: 710 dan 700.
7. RALS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1200-1210, dengan target harga secara bertahap di level 1225, 1265 dan 1355. Support: 1160.
(ven)
Lihat Juga :