PNM Optimistis Salurkan Dana Ultra Mikro Rp2,35 Triliun

Selasa, 03 September 2019 - 09:53 WIB
PNM Optimistis Salurkan...
PNM Optimistis Salurkan Dana Ultra Mikro Rp2,35 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) optimistis menyalurkan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp2,35 triliun tahun 2019.

Perseroan telah mendapat izin Kementerian Keuangan bersama PT Bahana Artha Ventura sebesar Rp110 miliar, serta Pegadaian sebesar Rp300 miliar.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan pihaknya optimistis penyaluran UMi tahun ini dapat disalurkan sebelum akhir tahun.

Penyaluran tersebut akan disinergikan dengan program PNM Mekaar yang terus dikembangkan perseroan.

Sepanjang tahun 2019, sampai saat ini sudah tersalur Rp11,14 triliun untuk 3,91 Juta nasabah Mekaar.

"Kami optimistis dana ultra mikro Rp2,35 triliun akan tersalur di 2019 sebelum Desember. Targetnya akan ada 1,17 juta nasabah untuk dana UMi," ujar Arief di Jakarta, Senin (3/9/2019).

Dia menjelaskan pihaknya masih melakukan proses diskusi dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai coordinated fund pembiayaan UMi. Hal ini demi peningkatan efektifitas penyaluran dan memperbaiki penyaluran UMi yang dilakukan sejak 2017.

"Sebelum ini kami sudah menyalurkan UMi sebesar Rp1,25 triliun untuk 780.000 nasabah. Rata-rata plafon sebesar Rp2 juta setiap nasabah," ujarnya.

Program UMi merupakan pembiayaan pembiayaan kredit non perbankan untuk para pelaku usaha mikro yang dibina dalam program keluarga harapan. Mereka adalah masyarakat miskin yang didorong untuk menjalani usaha agar dapat hidup mandiri di masa yang akan datang.

UMi telah dimulai sejak tahun 2017. Setelah menjalani usaha dengan bantuan UMi, penerima bantuan diharapkan bisa terus meningkatkan skala usaha sehingga bankable dan bisa mengajukan KUR perbankan.

Setelah dua tahun lebih dijalankan, Kemenkeu mencatat terdapat 9.994 pelaku usaha mikro penerima UMi yang telah naik kelas. Hal itu ditandai dengan kematangan usaha yang dijalankan dan telah mampu menyentuh akses Kredit Usaha Rakyat melalui perbankan.

Direktur Bisnis PNM Abianti Riana juga mengatakan penyaluran dana ultra mikro dari PIP dibagi dua segmen yaitu sebesar Rp1.410 miliar untuk nasabah konvensional dan Rp940 miliar untuk nasabah syariah. Penyaluran dilakukan sesuai dengan peraturan Kemenkeu mengenai dana ultra mikro.

"Tidak ada strategi khusus untuk dana UMi ini karena penyalurannya adalah bagian dari total penyaluran Mekaar. Penyerapan dana UMi ini juga tergantung dari kecepatan penyaluran kepada PNM nantinya," ujar Abianti menambahkan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Optimis Nasabah...
PNM Optimis Nasabah Mekaar di Sumut Capai 650.000 Sepanjang 2021
Mudik Aman Sampai Tujuan...
Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025, PNM Berangkatkan Ratusan Peserta
PNM Konsisten Beri Pendampingan...
PNM Konsisten Beri Pendampingan Nasabah hingga Pelatihan untuk Tingkatkan Kompetensi
Kisah Petugas Pendamping...
Kisah Petugas Pendamping Program PNM Mekaar Bantu Selamatkan Lingkungan
Perjalanan Siti Patimah...
Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM: Dari Titik Terendah ke Tanah Suci
PNM Tanamkan Semangat...
PNM Tanamkan Semangat Wirausaha kepada 1.740 Siswa SMK
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
9 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
10 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
10 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
10 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
11 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved