Menhub Beberkan Anggaran Perkuat Pariwisata Capai Rp2,55 Triliun di Depan DPR
Selasa, 03 September 2019 - 17:55 WIB
Menhub Beberkan Anggaran Perkuat Pariwisata Capai Rp2,55 Triliun di Depan DPR
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memaparkan, seputar rincian mengenai anggaran yang dibutuhkan untuk memperkuat beberapa destinasi pariwisata yang ditarget menjadi Bali baru ke depannya. Hal ini disampaikan saat melakukan rapat kerja dengan Komisi V DPR RI yang membahas anggaran Kemenhub di RAPBN 2020.
Lebih lanjut Menhub mengaku bakal meningkatkan wilayah destinasi pariwisata di beberapa daerah. Lantaran itu, dia menyebutkan anggaran untuk destinasi pariwisata baru, terutama pembangunan infrastruktur transportasi yakni sebesar Rp2,55 Triliun.
"Karena percepatan pariwiasata ini merupakan prioritas dari Presiden Joko Widodo, jadi kita meminta Kementerian Perhubungan tahun 2020 untuk destinasi pariwisata Danau Toba, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo membutuhkan anggaran Rp2,55 trilun," ujar Menhub Budi Karya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Dia pun menambahkan, hal itu termaduk dalam pagu anggaran Kemenhub di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020 sebanyak Rp42.670 Triliun. Anggaran ini sudah disesuaikan dengan komitmen pemerintah selanjutnya.
"Berkaitan dengan rencana pemerintah 2020 tentang penyesuaian pagu, komposisi anggaran. Kita mendasari kegiatan-kegiatan dengan bagaimana kita untuk meningkatkan sumber daya manusia, agar berkualitas yang sesuai dengan tema," jelasnya
Beberapa pembangunan dan pengembangan infrastruktur trasnportasi yang dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di antaranya pembangunan Bandar Udara, Pelabuhan Laut dan Penyeberangan dan Reaktivasi Jalur Kereta Api.
Ke depannya Kemenhub terus berupaya mengoptimalkan pelayanan angkutan massal agar masyarakat semakin berminat menggunakan angkutan massal. Contohnya, Kemenhub tidak lagi memberikan bus kepada Pemerintah Daerah, tetapi melalui skema buy the service atau pembelian layanan oleh pemerintah kepada pihak swasta sebagai operator untuk mengoperasikan angkutan bus seperti Bus Rapid Transit (BRT).
Lebih lanjut Menhub mengaku bakal meningkatkan wilayah destinasi pariwisata di beberapa daerah. Lantaran itu, dia menyebutkan anggaran untuk destinasi pariwisata baru, terutama pembangunan infrastruktur transportasi yakni sebesar Rp2,55 Triliun.
"Karena percepatan pariwiasata ini merupakan prioritas dari Presiden Joko Widodo, jadi kita meminta Kementerian Perhubungan tahun 2020 untuk destinasi pariwisata Danau Toba, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo membutuhkan anggaran Rp2,55 trilun," ujar Menhub Budi Karya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Dia pun menambahkan, hal itu termaduk dalam pagu anggaran Kemenhub di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020 sebanyak Rp42.670 Triliun. Anggaran ini sudah disesuaikan dengan komitmen pemerintah selanjutnya.
"Berkaitan dengan rencana pemerintah 2020 tentang penyesuaian pagu, komposisi anggaran. Kita mendasari kegiatan-kegiatan dengan bagaimana kita untuk meningkatkan sumber daya manusia, agar berkualitas yang sesuai dengan tema," jelasnya
Beberapa pembangunan dan pengembangan infrastruktur trasnportasi yang dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di antaranya pembangunan Bandar Udara, Pelabuhan Laut dan Penyeberangan dan Reaktivasi Jalur Kereta Api.
Ke depannya Kemenhub terus berupaya mengoptimalkan pelayanan angkutan massal agar masyarakat semakin berminat menggunakan angkutan massal. Contohnya, Kemenhub tidak lagi memberikan bus kepada Pemerintah Daerah, tetapi melalui skema buy the service atau pembelian layanan oleh pemerintah kepada pihak swasta sebagai operator untuk mengoperasikan angkutan bus seperti Bus Rapid Transit (BRT).
(akr)
Lihat Juga :