Rupiah Ditutup Kokoh ke Rp14.155/USD Saat Dolar Perpanjang Tren Pelemahan

Rabu, 04 September 2019 - 17:29 WIB
Rupiah Ditutup Kokoh...
Rupiah Ditutup Kokoh ke Rp14.155/USD Saat Dolar Perpanjang Tren Pelemahan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (4/9/2019) ditutup berdiri kokoh pada zona hijau untuk mencuatkan sinyal perbaikan. Tren pemulihan kurs rupiah memanfaatkan kondisi dolar AS yang melanjutkan tren pelemahan menyusul data manufaktur yang mengecewakan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah menanjak naik menuju level Rp14.155/USD di akhir sesi apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.225/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.150 hingga Rp14.215/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga melompat menjadi Rp14.159/USD dibandingkan sesi penutupan kemarin Rp14.227/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.156-Rp14.222/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore tidak terkecuali juga terlihat menguat untuk berada pada level Rp14.195/USD. Raihan tersebut lebih baik dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.230/USD .

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih tertahan pada zona merah di posisi Rp14.218/USD untuk sedikit tergelincir. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih rentan melemah usai kemarin Rp14.217/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar memperpanjang kejatuhannya pada hari Rabu menyusul data manufaktur yang mengecewakan, membantu euro pulih dari posisi terendah lebih dari dua tahun. Poundsterling terpantau juga rally, memulihkan beberapa kerugian setelah upaya parlemen terbaru untuk menghentikan Brexit tanpa kesepakatan.

Dolar terakhir turun 0,2% terhadap enam mata uang utama, setelah indeksnya bertengger pada posisi 98,803 usai jatuh dari posisi tertinggi lebih dari dua tahun pada Selasa. Sedangkan Euro naik 0,2% menjadi 1,0992 terhadap USD, untuk menjauh dari posisi terburuk dalam 28 bulan yang sempat disentuh kemarin sebelum data AS yang lemah dipublikasikan.

Yen juga terpantau turun 0,2% pada posisi 106,19 per dolar. Selanjutnya Franc Swiss menyusut 0,3% versus euro ke posisi 1,0858. Kelemahan dolar membantu yuan offshore menjauh dari rekor terendah awal pekan ini. Yuan pada sesi terakhir naik 0,3% pada posisi 7,1553 per dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
5 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
38 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Saat ke TPS Pemilu 2024,...
Saat ke TPS Pemilu 2024, Jangan Lupa Membawa Berkas Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved