Ini Penyebab Waralaba Lokal Kalah Bersaing di Indonesia

Jum'at, 06 September 2019 - 06:36 WIB
Ini Penyebab Waralaba...
Ini Penyebab Waralaba Lokal Kalah Bersaing di Indonesia
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) mengungkapkan penyebab produk waralaba Indonesia kalah bersaing dengan waralaba asing di negeri sendiri. Hal ini disebabkan kemudahan perizinan bagi waralaba asing di Indonesia.

Ketua Umum WALI, Levita Ginting Supit, menerangkan banyaknya waralaba asing selain mudahnya perizinan juga pajak yang terbilang ringan. Namun, untuk waralaba lokal masih dibebani pajak yang tidak bersahabat.

"Hal ini membuat waralaba asing mendominasi di Indonesia, padahal produk waralaba kita enggak kalah bagus dari mereka. Tapi karena masih banyaknya regulasi yang merumitkan waralaba lokal," terang Levita di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Levita pun mengharapkan pemerintah melakukan revisi regulasi, dengan memberikan kemudahan izin bagi waralaba lokal agar bisa memperluas pasar dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Selama ini banyak persyaratannya, sehingga membuat pelaku usaha waralaba lokal sulit mengembangkan usahanya. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) seharusnya dipermudah," jelasnya.

Selain kemudahan izin di dalam negeri, Levita juga meminta pemerintah untuk membantu waralaba lokal berekspansi ke luar negeri. Diantaranya dengan membantu dengan pendanaan khusus dan promosi.

"Sekarang ini pemerintah melakukan hemat anggaran, jadi enggak semuanya pemerintah mempromosikan waralaba Indonesia. Tetapi sebaiknya ada pendanaan khusus agar waralaba kita bisa go international," pintanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Perekonomian Indonesia...
Perekonomian Indonesia tetap Positif, Pewaralaba Kuliner Optimis dalam Berekspansi
Waralaba Kuliner jadi...
Waralaba Kuliner jadi Primadona, Ini Kiat untuk Pebisnis Pemula Agar Bisa Cuan
JK Sebut NU Seperti...
JK Sebut NU Seperti Bisnis Waralaba
Dikawal Kemendag, 2.300...
Dikawal Kemendag, 2.300 Waralaba Berlisensi Bisa Jadi Peluang Bisnis
Hampir 1.000 Gerai Waralaba...
Hampir 1.000 Gerai Waralaba Tutup di 2020, Wali: Tahun Ini Mulai Pulih
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved