Menkeu Beberkan Alasan Pemangkasan Subsidi Energi di RAPBN 2020

Jum'at, 06 September 2019 - 19:01 WIB
Menkeu Beberkan Alasan...
Menkeu Beberkan Alasan Pemangkasan Subsidi Energi di RAPBN 2020
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 memutuskan untuk memangkas subsidi energi. Tak tanggung-tanggung, besaran subsidi yang dipangkas mencapai lebih dari Rp12 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada DPR menjelaskan alasan dipangkasnya subsidi energi tahun depan. Hal itu berkaitan dengan keinginan Presiden Joko Widodo(Jokowi) untuk memfokuskan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Saya usulkan menurunkan subsidi energi sebesar Rp12,6 triliun, antara lain akibat penurunan asumsi ICP (Indonesia Crude Price) dan juga adanya penajaman sasaran penerima subsidi golongan 900 VA," papar Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Dengan diturunkannya subsidi energi, lanjut Sri Mulyani, pemerintah akan menambah alokasi anggaran belanja pendidikan sebesar Rp2,3 triliun. Lalu, menambahkan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp3,3 triliun. "Dan yang terakhir ditambahkannya porsi belanja pemenuhan kebutuhan belanja mendesak sebesar Rp21,7 triliun," katanya.

Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, maka pemerintah dan DPR sepakat untuk mengubah target pendapatan negara dalam postur RAPBN 2020 menjadi Rp2.223,2 triliun, naik Rp11,6 triliun RAPBN 2020 sebelumnya.

Kemudian, untuk belanja negara juga berubah menjadi Rp2.540,4 triliun, naik Rp11,6 triliun dari sebelumnya Rp2.528,8 triliun. Dengan adanya kesamaan kenaikan antara pendapatan dan pembelanjaan, maka tidak terjadi perubahan dalam target defisit anggaran, yakni Rp307,2 miliar atau setara dengan 1,76% produk domestik bruto (PDB).
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RAPBN 2023, Subsidi...
RAPBN 2023, Subsidi Energi Turun 33% Jadi Rp336,7 Triliun
Mantap, Subsidi BBM...
Mantap, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang hingga 2021
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Asyik, Subsidi BBM dan...
Asyik, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang Pemerintah Hingga 2021
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Subsidi dan Kompensasi...
Subsidi dan Kompensasi Energi Meroket Jadi Rp394,3 Triliun di 2025
Berita Terkini
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
1 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
2 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
6 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
14 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
15 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
15 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved